Dito Ariotedjo, Pengurus Teras Partai Golkar Termuda

Yulistyo Pratomo
02 Maret 2018
Share Via

Ditahan dan dijeratnya Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik memberikan perubahan besar di dalam tubuh Partai Golongan Karya (Golkar). Salah satunya masuknya anak-anak muda sebagai pengurus partai tingkat nasional.

Nama yang dimaksud adalah Dito Ariotedjo, pemuda berusia 28 tahun ini diangkat sebagai Ketua DPP Partai Golkar di bidang inovasi sosial dan ormas. Baginya, hal itu merupakan sebuah prestasi, bahkan belum pernah terjadi sepanjang terbentuknya partai berlambang beringin itu.

Masuknya Dito ke Golkar ini tak lepas masa-masa kuliah dan terlibat dalam organisasi kemahasiswaan. Di sana, dia bisa mendapatkan tambahan teman, menambah jaringan dan lain-lain.

Diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai ketua DPP sempat membuat dia merasa ragu akan kemampuannya. Akan tetapi, perlahan namun pasti, dia berhasil membangun kepercayaan diri dan berusaha sebaik mungkin agar bisa membayarnya.

Nah, Ayooberita.com mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara khusus terhadap pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini. Berikut laporan yang disampaikan oleh jurnalis Ayooberita.com, Yulistyo Pratomo:

Dari pengusaha terus masuk ke ranah politik, kenapa memutuskan begitu?

Dari kuliah itu sudah giat di kepemudaan dan aktivis kampus lah, memang passion, jiwanya itu. Jadi selama ini juga menjalani usaha semata-mata dalam rangka kemandirian ekonomi. Memang passion aslinya di organisasi yang lebih berafiliasi pada politik lah, khususnya Golkar

Kenapa lebih tertarik berkecipung di organisasi?

Intinya saya senang berkawan, nambah teman dan senang mencoba hal-hal baru dan menambah jaringan baru. Kenapa ujungnya politik, sebenarnya ini mungkin lebih ke arah ikut arus dan alam yang membuat saya ke sini.

Kemandirian dalam bidang usaha itu sendiri seperti apa maksudnya?

Kalau misalnya berusaha sendiri, dalam arti berwirausaha kita tidak terikat dengan hal-hal bersifat mengikat, jadi kita lebih fleksibel, kita tidak tergntung kepada bos, jadi lebih ke situnya maksudnya sih.

Lalu bagaimana anda membagi waktu antara berbisnis dengan aktivitas politik?

Sementara saya masih belajar sebenarnya, masih agak berantakan sebenarnya. Tetapi sekarang saya telah mewakafkan diri saya lebih ke sosiopolitik sih, jadi memang bisnis saya sudah berjalan, ada tim yang menjalani ya, jadi kita bisa lebih bebas.

Waktu mulai berwiraswasta anda merambah ke bidang apa?

Awal banget sama kakak saya bikin perusahaan trading, tapi memang keluarga besar sudah punya perusahaan, jadi sekarang bentuknya lebih suporting company jadi lebih menjalankan yang sudah ada.

Suka dukanya selama membangun bisnis itu bagaimana?

Suka dukanya membangun sendiri masalah built integritasnya itu ya, untuk meyakinkan orang gimana, masuk ke network-network baru yang kita temukan. Dunia politik tantangannya itu ombaknya berbeda dengan bisnis, dinamisnya sangat tinggi. Kalau di politik saya mengaplikasikan nilai-nilai profesional di bisnis. Kalau di politik itu kan saya selalu berusaha profesional, selalu melahirkan karya, kerjanya apa, sisanya iklas aja sih.

Jika memang harus memilih, jatuhnya lebih berat mana antara kedua bidang itu?

Sama, dua-duanya menurut saya sama, karakternya aja yang berbeda. Tetapi point-point nilai fundamentalnya sama.

Persaingan dunia politik kan jauh lebih berat, ada kubuan dan gontok-gontokan. Nah, anda punya strategis khusus enggak untuk menghadapinya?

Intinya kalau saya khususnya, bagi saya dengan jabatan itu hanyalah jubah, inti dalam kehidupan ini adalah kemanusiaan. Nah, jadi apapun jabatan kita, posisi kita, saya selalu mencoba hal yang sama, berbuat baik kepada setiap orang, jadi itu memperkecil potensi konflik atau dislike ke orang, karena faktor like di politik ini sangat menentukan posisi kita ada di mana. Intinya sih saya selalu mencoba menebarkan kebajikan dan kebaikan.

Kenapa memilih Golkar sebagai partai politik, lalu bagaimana menghadapi senior-senior anda yang sudah lama berkecipung di partai tersebut?

Kenapa saya milih Golkar, mungkin secara ideologi partai itu adalah kekaryaan, apa yang selalu saya percayai bahwa dengan karya kita bisa membangun sebuah bangsa, garis besarnya di situ. Dan selain itu kenapa Golkar, karena Golkar itu merupakan partai yang sistemnya sudah proven dan matang, di golkar itu bukan lagi dinasti walaupun di dalam ada faksi dan dinastinya, walaupun Golkar membuka kesempatan orang bekarya di partai itu semuanya imbang. Siapapun yang mau bersaing di Golkar itu ketika punya bargaining, punya karya jadi bisa capai posisi tingginya, jadi aktivis pengusaha atau bekas birokrat itu semua punya kesempatan yang sama.

Ini mungkin pertama kalinya Golkar memiliki ketua DPP berusia di bawah 30 tahun, saya rasa ini baru pertama kali, akan tetapi senior juga sebelum jadi ketua DPP saya sudah pernah jadi Ketua Umum AMPI, ormas pemuda Golkar, dari situ senior sudah lihat pergerakan dan kontribusi seperti apa jadi ketika ketua umum Airlangga itu mengeluarkan keputusan yang agak kontroversi yaitu menaikkan posisi saya menjadi Ketua DPP Golkar. Senior paham dan senior bisa menerima, alhamdulillah tidak ada resistance, memang jabatan ini Golkar harus mempercepat regenerasinya dan partai Golkar ke depannya harus ramah dengan anak muda, jadi tidak semata-mata gimmick mendukung, dukung tapi memang sudah bukti memberikan kesempatan dan wadahnya.

Sempat merasa ragu enggak saat terpilih sebagai ketua DPP?

Ada sih, karena ini baru pertama kali dan ketika kita diarahkan, kita kan hanya membahas gimana caranya menaikkan nilai kehidupan dan taraf kehidupan anak-anak muda, empowerment, sebagai ketua Golkar otomatis tanggung jawab kita berlebih, jadi kepentingan elektoral. Jadi ini lebih serius dan tantangan dan KPI lebih tinggi dan ini adalah anugrah sekaligus cobaan, karena ketika saya gagal dan tidak proven di ketua DPP Golkar, ini otomatis. Saya relatif masih muda dan karier saya bisa mandeg. Jadi akan saya manfaatkan sebaik-baiknya.

Tantangan dua tahun di tahun politik, ada target yang mau dicapai di tahun politik?

Kalau sekarang lebih politik ya kalau bisnis sudah as it is, dan semoga bisnisnya selalu bertahan dan menghasilkan. Kalau target politik emmpertahankan yang sudah ada dan berupaya semaksimal mungkin, sekarang sudah tidak ada target apa-apa karena ini sekarang sudah melebihi target soalnya, kecuali kita digunting. Rumput kan kalau tumbuhnya sendiri ke atas digunting kan. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Gaya - 22 Januari 2019 17:46:10 wib

Sony Hadirkan Kamera Mirrorless Khusus Buat Vlogger

Kabar baik bagi penggemar bikin vlog dan sedang berencana membeli kamera baru. Ya, sebab minggu ini Sony meluncurkan kamera mirrorless Sony a6400, yang dirancang khusus untuk para vlogger. Kamera mirrorless Sony a6400
Gadget - 22 Januari 2019 17:03:27 wib

Smartphone Terbaik Hadir di Consumer Electronics Show 2019

Consumer Electronics Show (CES) 2019 sebenarnya lebih dikenal dengan pameran elektronik untuk konsumen, meliputi televisi, peralatan rumah tangga seperti kulkas dan mesin cuci, hingga PC. Pameran smartphone utamanya
Asosiasi Lain - 22 Januari 2019 16:30:53 wib

Asosiasi Fintech Siapkan Sertifikasi Proses Bisnis P2P Lending

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) bakal segera melaksanakan program sertifikasi internal terhadap proses bisnis peer to peer (P2P) lending. Kuseryansyah, Ketua Harian AFPI mengatakan beberapa agenda
Nasional - 22 Januari 2019 16:00:45 wib

Media Massa Dilarang Pajang Logo Dewan Pers

Dewan Pers melarang media di Indonesia yang memuat logo Dewan Pers di halaman atau laman media tersebut. Sebab, hal itu bisa menimbulkan kesalahan interpretasi dan persepsi di masyarakat mengenai hubungan institusi
Nasional - 22 Januari 2019 16:00:33 wib

Menkominfo: Pembatasan Forward WhatssApp Agar Hoaks Tak Jadi Viral

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengemukakan, pembatasan pesan terusan atau forward melalui media sosial khususnya WhatsApp (WA) yang berlaku mulai Selasa (21/1) siang ini, ditujukan untuk
Gadget - 22 Januari 2019 15:46:02 wib

Galaxy M20 Ditunjang Dua Kamera Belakang

Informasi seputar ponsel mid-range Samsung mendatang, Galaxy M20, telah bocor secara masif selama sebulan terakhir. Dan foto hari ini kembali mengonfirmasi atau mempertegas desas-desus yang sebelumnya
Politik - 22 Januari 2019 15:13:57 wib

Fadli Zon Sebut Pembebasan Abu Bakar Baasyir Blunder Pemerintah

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menilai wacana pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir merupakan cara petahana meraup dukungan umat Islam dalam Pilpres 2019. Dia mengkritik di antara pemerintah sendiri saat
Ayoo Memilih - 22 Januari 2019 14:57:46 wib

Maruf Amin Buka-bukaan Persetujuannya Jadi Wakil Jokowi

Calon Wakil Presiden, Maruf Amin, menegaskan bahwa dirinya mengikuti kontestasi Pemilu 2019 bukan sekadar kemauan pribadi. Sebagai Mustasyar PBNU, dia juga menyebut ditugaskan oleh para kiai sepuh yang memintanya demi
Bisnis - 22 Januari 2019 14:34:15 wib

Ada Revitalisasi, Jalur 10 Stasiun Manggarai Ditutup Sementara

Proses pembangunan Stasiun Manggarai kini sudah memasuki tahap revitalisasi. Demi keamanan para penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memutuskan untuk menutup sementara jalur 10 di stasiun sentral tersebut. Di
Teknologi - 22 Januari 2019 14:31:31 wib

Facebook Luncurkan Fitur Petisi Online

Facebook baru saja meluncurkan fitur anyar bernama Community Action. Fitur ini kurang lebih merupakan petisi online mirip Change.org yang dikenal di Indonesia, namun dibesut oleh Facebook dan beredar di dalam jejaring
Eropa - 22 Januari 2019 14:06:37 wib

Global Warming, Lapisan Es Greenland Dilaporkan Mencair Lebih Cepat

Lapisan es di Greenland dikabarkan mencair lebih cepat dari perkiraan para ilmuwan. Fakta ini didapat dari penelitian yang mengungkap laju pencairan es telah meningkat empat kali lipat sejak tahun 2003. Selama ini,
Nasional - 22 Januari 2019 13:57:46 wib

Polri Beri Keamanan Ketat di Pabrik Percetakan Surat Suara

Polri akan mengerahkan sepertiga dari total 194.000 personelnya untuk mengawal proses pencetakan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019. "Secara umum di tahapan pencetakan surat suara sepertiga
Asia - 22 Januari 2019 13:29:35 wib

Ulama Terkenal Arab Saudi Tewas di Dalam Tahanan

Ulama dan Imam terkenal yang merupakan penceramah di Masjid Madinah meninggal di penjara Arab Saudi akibat buruknya kondisi tahanan di negara itu sebagaimana disampaikan oleh para aktivis. Syekh Ahmed al-Amari
Nasional - 22 Januari 2019 13:08:29 wib

Jenderal Tito Angkat Irjen Idham Azis Jadi Kabareskrim

Kapolri Jenderal Tito Karnavian merombak sejumlah perwira tinggi yang menempati jabatan stategis, salah satunya jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskim) Polri. Dalam telegram bernomor ST/188/I/KEP.2019
Korporat - 22 Januari 2019 12:24:43 wib

PT Adakom Gelar Customer Gathering bagi Ayooklik.com

PT Adakom International Technology, distributor Dell menggelar customer gathering produk Dell di Ayooklik.com. Pemaparan update produk enterprise, dekstop dan workstation juga produk terbaru Dell lainnya digelar di
Hukum - 22 Januari 2019 12:08:20 wib

Di Depan Hakim, Eni Ngaku Diminta Setnov Loloskan Proyek PLTU Riau-1

Wakil Ketua Komisi VII Eni Saragih mengaku hanya menjalankan perintah Setya Novanto yang saat itu menjabat Ketua Umum Golkar sekaligus Ketua DPR. Perintah itu untuk membantu bos Blackgold Natural Resources Ltd, Johannes
Teknologi - 22 Januari 2019 09:58:51 wib

Atasi hoaks, WhatsApp Batasi Pesan Tulisan Terusan

Penyedia layanan pengiriman pesan WhatsApp (WA) membatasi berapa kali seorang pengguna meneruskan satu pesan terusan menjadi lima kali saja sebagai upaya mencegah penyebaran informasi palsu. Sebelum ketentuan terbaru
Asosiasi Lain - 22 Januari 2019 09:30:19 wib

idEA Tunggu Kepastian RPP e-Commerce

Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) menunggu kepastian terbitnya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) e-Commerce yang tengah digodok oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan. idEA terlibat dalam diskusi
Teknologi - 22 Januari 2019 09:25:43 wib

Google Kena Denda USD 57 Juta oleh Regulator Prancis

Regulator proteksi data di Prancis mendenda Google sebesar 50 juta euro (USD 57 juta) karena telah melanggar aturan privasi online Uni Eropa. Adapun denda tersebut merupakan yang terbesar yang diberikan kepada raksasa
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:46:17 wib

Median: Kenaikan Elektabilitas Prabowo Terus Naik Namun Lambat

Lembaga Media Survei Nasional (Median) mencatat kenaikan elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno medio November 2018 hingga Januari 2019. Berdasarkan
Balap - 21 Januari 2019 17:39:13 wib

Rossi Sebut Indonesia Soal Pebalap Pemberani di Balap Motor

Valentino Rossi masih akan turun di MotoGP 2019 meski sudah berusia 40 tahun. Pembalap Yamaha itu merasa percaya diri karena bisa tampil kompetitif dengan para pesaingnya. Dia sendiri awalnya tidak menyangka bisa
Sepakbola - 21 Januari 2019 17:33:13 wib

Dipecat MU, Mou Buka-Bukaan Soal Konfliknya Dengan Manajemen

Jose Mourinho akhirnya buka-bukaan soal konfliknya saat masih menangani Manchester United. Mourinho mengakui, selama membesut MU, pikirannya tak fokus untuk mengurus tim. Ada satu masalah yang juga dipikirkan
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:28:34 wib

Maaruf Jawab Tundingan Jokowi Antiislam: Wakilnya Aja Kiai

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Maaruf Amin heran dengan pihak yang menuding Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo anti-Islam. Dia mengatakan, dengan memilih dirinya sebagai calon wakil presiden justru
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:28:16 wib

Bawaslu Gandeng Facebook Awasi Media Sosial Selama Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Facebook mengawasi aktivitas kampanye di media sosial pada Pemilu 2019. Bawaslu juga menggandeng raksasa media sosial itu untuk melatih staf Bawaslu tentang penanganan ujaran
Nasional - 21 Januari 2019 17:22:41 wib

Luhut Bandingkan Kinerja Penemu CVR Dengan Tim Dari Singapura

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapreasi para penyelam TNI AL dan tim yang menemukan black box berisi cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610 yang
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:07:47 wib

Survei Median: Elektabilitas Prabowo Mulai Dekati Jokowi

Lembaga sigi Media Survei Nasional (Median) mencatat selisih elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kian menipis. Hal itu merujuk
Nasional - 21 Januari 2019 16:50:48 wib

Sedih, Ada Dokter Bergaji Di Bawah Standar

Pelayanan dan pembiayaan kesehatan menjadi dua sistem yang sangat menentukan sistem kesehatan yang baik di sebuah negara. Selain sarana dan prasarana, standar pelayanan dan pembiayaan kesehatan dari tenaga kerja
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 16:39:34 wib

Ada Penyandang Dana Fiktif Buat Kampanye Jokowi & Prabowo

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menemukan belasan penyumbang fiktif dana kampanye pasangan capres cawapres nomor urut 01 dan 02. Belasan penyumbang fiktif itu merupakan penyumbang kategori
Teknologi - 21 Januari 2019 16:28:54 wib

ViewSonic Persembahkan Televisi Segmen Gaming

ViewSonic baru saja mengumumkan merek khusus atau sub-brand untuk segmen gaming, yaitu ViewSonic Elite. ViewSonic memang sudah merilis beberapa produk monitor untuk gaming, termasuk monitor lengkung. Namun dengan
Teknologi - 21 Januari 2019 16:10:02 wib

Facebook Pikat Remaja dengan Fitur Meme LOL

Facebook terus berusaha untuk memikat perhatian anak-anak muda, khususnya remaja. Kali ini, raksasa media sosial asal Negeri Paman Sam tersebut, sedang mengerjakan sebuah fitur baru atau feed spesial "meme"