Ayam GEPREK JUARA, Bayar Cuma Rp 15 ribu, Nasi & Minum Sekenyangnya

Yulistyo Pratomo
11 Desember 2017
Share Via

Bingung mau cari makan murah, enak dan kenyang, nambah nasi sama minum enggak perlu bayar lagi, Ayam GEPREK JUARA jawabnya. Hanya dengan Rp 15 ribu, pelanggan sudah mendapatkan menu ayam lengkap dengan lalapan, nasi dan minuman yang bisa diambil sekenyangnya.

Dengan suasana yang cozy, ayam GEPREK JUARA dengan tagline 'Enaknya Kebangetan!!!' bisa menjadi salah satu tujuan para pecinta kuliner. Bahkan juga mendukung anak muda kekinian, ambil nasi dan ayam, tentukan jumlah cabai, bayar, duduk tinggal jepret langsung santap.

"Jadi ketika membuat resto Ayam GEPREK JUARA ini salah satu prinsipnya pertama adalah suasana membuat menarik, rasa membuat balik. Kedua sedikit berbeda lebih baik daripada sedikit lebih baik," ujar pemilik Ayam GEPREK JUARA, Agung Prasetyo Utomo, atau akrab disapa Apu, saat berbincang dengan Ayooberita.com, di Ayam GEPREK JUARA cabang Perumnas Klender, Jakarta Barat.

Jika sejumlah restoran lain menentukan tingkat pedas berdasarkan level, Apu justru enggan melakukannya. Dia memilih membiarkan pelanggannya menentukan tingkat kepedasan berdasarkan jumlah cabai yang dipilih, bahkan pernah ada seorang pelanggan yang meminta cabai hingga 80 buah.

"Ayam geprek luaran sana ada level 1, level 2, level 3, level 4 dan level 5. Saya sebagai seorang konsumen susah membedakan, apa bedanya level 1 sama level 3, di sini (Ayam GEPREK JUARA) kita omongnya 'bapak mau cabai berapa? Ibu mau cabai berapa?' Karena itu yang diingat orang di rumah," lanjutnya.

Ayam geprek yang satu ini juga mengikuti metode yang dibuat rumah makan cepat saji asal Amerika Serikat, Kentucky Fried Chicken (KFC), yakni ayam goreng tepung. Alhasil, tak hanya orang dewasa atau remaja, bocah-bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar pun ikut mengantre untuk membeli.

Ayam olahan rumah makan ini juga cukup lembut dan bumbunya rasanya meresap hingga ke tulang. Ayam GEPREK JUARA juga memiliki banyak menu lainnya, mulai dari Ayam Geprek Terasi, Ayam Geprek Mozzarella, Bebek Geprek dan Bebek Geprek Mozzarella, harganya cukup terjangkau mulai dari Rp 17 ribu sampai Rp 28 ribu.

Makanan pendamping yang tersedia juga ada Ati Ampela hngga Gorengan Khas dengan harga mulai dari Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu. Namun, satu-satunya menu andalan dari resto yang satu ini adalah Paketan Ayam Geprek hanya dengan harga Rp 15 ribu, dan hanya Rp 13 ribu jika membeli tanpa nasi.

Menariknya lagi, desain ruangan dibuat sangat menarik dan sedap dipandang, ditambah kata-kata yang menggelitik, serta mengajak pelanggan menutup periuk nasi tanpa merasa diperintah. Misalnya, 'Nasi Enak Disantap, Tutup Kembali Supaya Tetap Enak dan Panas', kemudian kata 'kasir' diganti menjadi 'juru taksir', lalapan ikut dipelintir jadi 'Temennya Ayam', lalu ada juga minuman berganti kata jadi 'pemadam kepedesan'.

Nah tunggu apa lagi? Sekarang tinggal pilih mau datang rumah makannya di kawasan Penggilingan, Klender atau Tanjung Priok. Bisa juga di order melalui aplikasi ojek online GO-FOOD dan GrabFood. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Gadget - 15 Oktober 2019 17:05:01 wib

Keren, Samsung Galaxy S11 Ditunjang Kamera Periskop

Sebuah portal berita teknologi asal Korea Selatan mewartakan bahwa Samsung akan menguji coba kamera tele bergaya periskop. Rumornya, modul kamera tersebut akan melakukan debut di flagship smartphone mendatang dari
Teknologi - 15 Oktober 2019 16:56:41 wib

Google Maps Tak Ketinggalan Benamkan Mode Gelap

Dark mode atau mode gelap kini tengah menjadi tren di antara para pengembang aplikasi. Berbagai aplikasi populer semacam Instagram, Twitter, dan lain sebagainya juga sudah memiliki mode ini. Tak mau ketinggalan,
Kadin - 15 Oktober 2019 16:22:20 wib

Kadin Sediakan Aplikasi Komunikasi bagi Nelayan di Bali

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, menggandeng perusahaan teknologi komunikasi asal Swedia, Supertext, untuk menyediakan layanan komunikasi super bagi komunitas nelayan yang notabene mengalami sulit
Asosiasi Lain - 15 Oktober 2019 15:19:43 wib

APINDO Minta Pemerintah Tak Remehkan Defisit Neraca Dagang

Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) meminta pemerintah tak meremehkan kondisi neraca perdagangan yang defisit, meskipun mereka memaklumi bahwa melemahnya kinerja ekspor dan
Nasional - 15 Oktober 2019 14:34:27 wib

Jelang Pelantikan Presiden, Polisi Tak Izinkan Aksi Demo

JELANG pelantikan presiden dan wakil presiden ­terpilih Joko Widodo dan Maruf Amin, Polda Metro Jaya memutuskan tidak akan menerbitkan perizinan penyampaian aspirasi (unjuk rasa) mulai hari ini sampai Minggu
Sepakbola - 15 Oktober 2019 14:21:22 wib

SEA Games 2019, Timnas U-23 Masuk Grup Berat

Timnas Indonesia bakal berjuang di grup berat dalam ajang sepak bola SEA Games 2019. Hasil tersebut dipastikan usai undian fase grup sepak bola SEA Games berlangsung di Hotel Sofitel, Manila, Filipina itu disiarkan
Sepakbola - 15 Oktober 2019 13:14:51 wib

De Ligt Kurang Percaya Diri di Juventus

Bek Juventus Matthijs de Ligt mengakui performanya kurang memuaskan sejak pindah dari Ajax Amsterdam. De Ligt berjanji segera bangkit dan kembali ke bentuk permainan terbaik. De Ligt pindah dari Ajax ke Juventus pada
Hukum - 15 Oktober 2019 11:45:28 wib

Tangan Diborgol, Eks Menpora Imam Nahrawi Diperiksa KPK

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam kasus suap dana hibah KONI dan gratifikasi. "Imam Nahrowi diperiksa sebagai saksi
Makro - 15 Oktober 2019 10:59:32 wib

Izin 330 Importir Tekstil Nakal Diblokir

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah memblokir izin 330 importir, yang melanggar ketentuan perdagangan, perpajakan, dan bea cukai, dalam kegiatannya di pusat logistik berikat (PLB). Dari paparan Sri Mulyani di
Otomotif - 15 Oktober 2019 10:55:42 wib

Harley-Davidson Hentikan Produksi Motor Listrik, Kenapa?

Pabrikan Harley-Davidson, mulai menghentikan sementara produksi dan pengiriman sepeda motor listrik pertamanya, LiveWire pada Senin 14 Oktober 2019. Langkah tersebut diambil karena kesalahan dalam pemeriksaan kualitas,
Sepakbola - 15 Oktober 2019 10:07:33 wib

Piala Eropa: Timnas Inggris Menang Telak Hadapi Bulgaria

Tim nasional Inggris menang telak 6-0 atas Bulgaria dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup A yang sempat diganggu ulah oknum suporter tuan rumah yang rasis di Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia, Senin
Nasional - 15 Oktober 2019 09:40:00 wib

Alokasi APBN untuk Palapa Ring Rp 22 Triliun

Pemerintah mengalokasikan Rp 22 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk merampungkan proyek Palapa Ring. Palapa Ring merupakan infrastruktur komunikasi yang memanfaatkan kabel serat optik, baik
Sepakbola - 15 Oktober 2019 09:08:10 wib

Cedera Lagi, PSG Sebut Neymar Absen 4 Pekan

Cedera kembali menyelimuti Neymar Junior saat membela Tim Nasional (Timnas) Brasil. Pemain berusia 27 tahun tersebut harus absen selama empat pekan usai menderita cedera hamstring pada laga uji coba internasional
Kadin - 14 Oktober 2019 18:01:26 wib

Menperin Beri Sinyal Kuat Ketum KADIN Isi Pos Menperin

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan kode kepada Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani untuk bersiap memasuki periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Dalam
UKM - 14 Oktober 2019 17:25:10 wib

Jokowi Berharap Palapa Ring Bantu Pemasaran UMKM ke Pasar Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap peningkatan konektivitas melalui Palapa Ring dapat membantu pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke pasar global. "Kalau nanti ini bisa terkoneksikan, dari
Teknologi - 14 Oktober 2019 16:07:11 wib

Apple Produksi Kacamata Pintar Berbasis AR

Apple kabarnya siap memulai produksi kacamata pintar dalam proyek augmented reality (AR) bernama Project StarBoard pada akhir tahun ini, dan akan meluncurkan perangkat tersebut pada kuartal kedua tahun depan. Hal
Teknologi - 14 Oktober 2019 15:56:41 wib

Dell Technologies Hadirkan Solusi Proteksi Data Generasi Terbaru

Dell Technologies memperkenalkan Power Protect DD Series Appliances, perangkat penyimpanan perlindungan data domain generasi terbaru yang memungkinkan organisasi melindungi, mengelola, dan memulihkan data sesuai skala
Teknologi - 14 Oktober 2019 14:48:29 wib

15 Aplikasi di HP Android Wajib Didelete, Apa Saja?

Lembaga riset keamanan (Security) asal Inggris Sophos kembali menemukan aplikasi berbahaya yang Wajib di delete dari ponsel Android. Aplikasi ini dengan sangat mudah ditemukan di Play Store. Dalam laporan terbaru
Film - 14 Oktober 2019 14:28:57 wib

Dua Pekan, Joker masih Bertengger di Puncak Box Office

Film Joker masih tetap beretengger di puncak box office, setelah dua pekan penayangan. Akhir pekan lalu, Joker berhasil meraup US$ 55 juta (Rp 777,1 miliar) turun 42,9 persen dari penghasilan sebelumnya. Namun demikian,
Teknologi - 14 Oktober 2019 13:05:19 wib

WhatsApp Sempat Hilang dari Google Play Store

Dengan enkripsi pesan ujung ke ujung dan sejumlah fitur, termasuk panggilan suara dan video gratis, WhatsApp adalah salah satu aplikasi perpesanan paling populer di dunia. Pada bulan Juli 2017, WhatsApp mencapai tonggak
Hipmi - 14 Oktober 2019 12:23:36 wib

Misi Sosial di Balik Hipmi Jaya Cup 2019

Hipmi Jaya Cup (HJC) 2019 telah dimulai. 10 Tim yang diisi para pemain dari seluruh anggota Hipmi Jaya maupun BPP Hipmi telah saling berhadapan untuk memperebutkan piala bergilir serta hadiah total Rp 10 juta. Selain
Teknologi - 14 Oktober 2019 12:21:13 wib

15 Oktober 2019, Google Rilis Smartwatch

Google bakal menggelar acara khusus pada 15 Oktober 2019. Di acara ini, kabarnya Google akan mengumumkan pengembangan ponsel 5G, memperkenalkan dua smartphone Pixel terbaru, meluncurkan laptop baru, dan mungkin merilis
Asosiasi Lain - 14 Oktober 2019 12:00:03 wib

HIMKI Desak Pemerintah Perbaiki Regulasi yang Menghambat

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mendesak pemerintah segara memperbaiki regulasi yang menghambat guna menarik investor ke Indonesia. Pasalnya, industri furnitur dan kerajinan nasional masih kalah
Gadget - 14 Oktober 2019 11:30:04 wib

Google Persiapkan Versi 5G untuk Pixel 4

Jaringan 5G kini menjadi salah satu terus diupayakan para produsen untuk memberikan pengalaman baru bagi pengguna ponsel pintar. Jika Samsung sudah memperkenalkan ponsel dengan 5G terlebih dahulu. Kini, giliran Google
Hipmi - 14 Oktober 2019 11:20:00 wib

Dimulai, 250 Anggota Hipmi Bertarung Perebutkan Piala Bergilir HJC

Turnamen sepakbola antar anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sudah dimulai kembali. Kompetisi yang diikuti 10 peserta dari masing-masing angkatan, BPC maupun gabungan Hipmi se-Indonesia sudah saling
Otomotif - 14 Oktober 2019 10:01:04 wib

Mobil Hidrogen Toyota Mirai Bersolek

Ketatnya persaingan kendaraan berbahan bakar hidrogen atau fuel cell (FCEV) membuat Toyota merombak Mirai. Generasi kedua Mirai satu di antara kendaraan Toyota lain yang melantai di Tokyo Motor Show 2019 mulai 24
Sepakbola - 14 Oktober 2019 09:50:21 wib

Piala Eropa: Jerman & Belanda Terdepan, Irlandia Utara Membayangi

TIM nasional (timnas) Belanda dan Jerman berada di posisi terdepan dalam memperebutkan dua tiket ke putaran final Piala Eropa 2020 dari Grup C fase kualifikasi. Meski demikian, Irlandia Utara membayangi di posisi
Nasional - 14 Oktober 2019 09:41:30 wib

Warga Palembang Keluhkan Kondisi Kabut Asap Terparah

Warga Palembang, Sumatera Selatan kembali mengeluhkan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang pekat hingga mengganggu pernafasan serta jarak pandang. Beberapa warga menganggap kondisi hari ini, Senin
Bisnis - 14 Oktober 2019 09:30:07 wib

Tujuh Fintech Pinjaman Daring Kantongi Izin OJK

PT Oriente Mas Sejahtera atau Finmas resmi mendapatkan Izin Usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Wisata - 11 Oktober 2019 17:20:33 wib

Menko Kemaritiman: Tak Ada Rencana Tutup Pulau Komodo

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kembali menegaskan pemerintah tidak ada rencana menutup Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana yang ada adalah menata pulau Komodi menjadi destinasi