Andre Tirtoadji, Dulu Jual Gitar Demi Makan, Kini Pengusaha Sukses

Yulistyo Pratomo
25 Juli 2018
Share Via

Butuh perjalanan panjang sebelum akhirnya menjadi pengusaha sukses. Setidaknya, itu lah yang dialami oleh Andre Adrianus Tirtoadji, mulai terjun sebagai karyawan tour travel, pelaut hingga kini menjadi pengusaha sukses di ibu kota.

Andre, tidak pernah merasa malu hanya berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA), apapun pekerjaannya, selama bisa membeli makanan dan menjalani hidup pun dijalaninya tanpa merasa terbebani, sebab dia yakin kesuksesan bisa didapatkan oleh semua orang.

"Ijazah saya cuma SMA. Nah, dari sana saya belajar ikut orang. Pernah kerja di tour travel, properti apartemen, jual asuransi, jual pupuk, pokoknya pernah. Sampai saya pernah keluar pulau karena kerja di kapal," kenang Andre.

Salah satu pengalaman hidup yang pernah dirasakannya adalah ketika tidak mendapatkan uang kiriman dari orangtuanya saat masih menjalani kuliah di Surabaya. Padahal, saat itu perutnya kelaparan.

Alhasil, dia menjual gitar kesayangan yang dibelinya ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kepada seorang teman. Dari harga Rp 500 ribu, dia lepas sebesar Rp 300 ribu hanya untuk ongkos makan selama satu pekan. Sayang, kuliahnya berhenti di tengah jalan.

Meski begitu, Andre memiliki impian besar. Setelah bekerja banting tulang di Surabaya, dia pun memutuskan untuk berangkat ke Jakarta pada 2012 dengan modal seadanya. Di kota besar ini, dia tidak memiliki kenalan, apalagi saudara.

Setelah mendapatkan kerja di sebuah perusahaan konstruksi, dia memilih tinggal di mess. Dari sana, lelaki kelahiran 8 April 1988 ini berangkat bekerja dengan menggunakan angkutan umum serta ojek.

"Ke mana-mana naiknya busway, ke mana-mana dulu belum ada GO-JEK kan, ya ojek. Terus naik bajaj. Saya ke mana-mana itu naik transportasi, saya orang enggak punya, wong namanya mobil aja enggak punya, wong kita di sini kerja ikut orang merantau," tambahnya.

Seperti apa kisah Andre hingga akhirnya menjadi seorang pengusaha sukses, sekaligus Direktur Utama PT Cempaka Tirta Nusantara. Berikut wawancara yang dilakukan reporter Ayooberita.com, Yulistyo Pratomo di bilangan Senopati, Jakarta Selatan:

Sebenarnya apa sih yang harus dimiliki seorang karyawan agar bisa mendapatkan hasil demi mengejar impiannya sendiri?

Jadi saya tuh dulu bukan pengusaha, saya dulu tuh karyawan. Saya dulu kuliah pernah di Surabaya, ambil jurusan ekonomi, pertengahan jalan berhenti, karena satu dan lain hal waktu itu, ya sudah saya tidak bisa teruskan kuliah. Karena enggak punya ijazah, cari kerja minim-minim ijazah S1. Ijazah saya cuma SMA, nah dari sana saya belajar ikut orang, kerja jadi pernah di tour travel, properti apartemen, jual asuransi, jual pupuk, pokoknya pernah. Sampai saya pernah keluar pulau kerja di kapal, pernah juga. Jadi untuk menjadi pengusaha itu kuncinya satu, kemauan dan tekad dari kita sendiri.

Karena mungkin saya berpikiran cuma, wah saya enggak mau punya gelar SMA tetapi bukan berarti cuma lulusan SMA enggak bisa sukses, enggak bisa usaha sendiri. Karena banyak kan mungkin di dunia pendidikannya kurang bagus, tetapi di dunia bisnisnya melejit. Nah kalau semua orang bisa kenapa saya enggak? Itu aja dulu, dari sana saya mulai belajar, tapi karena saya enggak punya istilahnya banyak support dari keluarga juga ya belajarnya dari orang, ya itu kerja di orang, dari saya udah mulai ngerti, baru belajar punya usaha sendiri. Harus punya tekad.

Selain modal tekad, apa yang anda lakukan sebelum akhirnya memulai usaha sendiri? Apalagi bagi sebagian orang sangat sulit meraih modal yang diinginkan.

Jadi dulu awalnya saya itu karena kerja ikut orang ya saya disuruh kerja apa saja saya lakuin. Saya enggak pernah bilang enggak, dari sana saya dipercaya. Nah, kuncinya memulai usaha tanpa modal itu dipercaya orang, itu adalah modal utama sebetulnya. Kalau kita ngomong modal, modal itu enggak melulu ngomong duit enggak, kalau orang bilang butuh duit, butuh duit, duit itu nomor ke sekian, tapi enggak dipercaya kan. Tapi kalau orang enggak punya duit dia dipercaya orang, bisa jadi duit.

Jadi mungkin dulu kunci utama saya itu dipercaya orang dari sana saya diberi beberapa kerjaan-kerjaan, nah dari situlah saya mulai, "oh ternyata hidup ini enggak melulu dari modal duit ya." modal kepercayaan bahkan bisa jadi duit, itulah yang saya belajar dan menjadi kunci utama bahwa seorang pengusaha itu dipercaya, harus jujur, harus punya tanggung jawab, itu yang kita harus punya, kalau kita mau punya bisnis dan menjadi pengusaha.

Apa sih sebenarnya yang menjadi motivasi anda hingga sampai seperti ini? Apakah dari membaca buku tertentu, atau orang-orang tertentu kah?

Kalau saya cuma motivasi begitu-begitu, kita harus berpikir bahwa kita kerja ini bukan cuma untuk diri sendiri. Kunci utama yang selalu buat saya termotivasi pasti orangtua, karena kita harus bisa bahagiakan keluarga, bahagiain orangtua. Jadi kadang-kadang di dunia usaha ini pasti ada pasang surut, naik, turun, jatuh, bangun, ngesot kita semua sudah pernah. Semua sudah pernah kita lakuin. Ya kuncinya satu, karena kita ingin bahagiain keluarga, itu menjadi motivasi utama.

Lalu, bagaimana ceritanya hingga bisa membangun PT Cempaka, perusahan yang kini anda pimpin?

Jadi waktu bangun Cempaka itu, saya awalnya begitu keluar dari perusahaan yang lama saya bangun perusahaan sendiri, saya ajak gabung beberapa temen yang ada di perusahaan lama untuk bangun usaha sendiri. Berjalannya waktu, memang yang namanya hidup pasti naik turun tadi. Di tahun kedua, ada masalah. Tim yang saya bawa, bubar. Yang namanya tadi partner, enggak cocok, punya visi misi dan prinsipnya sudah enggak sama, akhirnya sudah berjalan di tahun kedua bubar.

Jadi semua temen-temen yang dulunya gabung, yang tadinya baik akhirnya sudah jadi kurang bagus, lalu saya bilang bahwa dari awal kan saya yang modalin, ya sudah mereka saya keluarkan, setelah itu Cempaka ini berdiri sendiri tanpa ada orang-orang lain lagi yang dulu pernah ikut gabung. Nah dari sana kita mulai proses untuk proses bisnis ke depan lagi, tapi ya memang itu enggak mudah.

Seberapa kecewanya anda saat itu? Apakah sempat merasa usaha yang anda baru mulai ini bakal berhenti di tengah jalan?

Pasti, kalau kecewa ada, kalau sedih ada, tapi kalau berhenti ndak ada, nah itu yang enggak boleh ada. Namanya orang ini kalau kita sedang struggling, berarti kita ahris percaya bahwa kita sedang berproses, berprogesing dan kita ada suatu hasil yang harus kita lalui.

Saya percaya bahwa kalau seseorang melalui masalah berarti kalau orang menghadapi masalah itu ya itu berarti dia berada di jalan yang seharusnya dia jalani dan dia sedang berprogesi untuk menjadi lebih baik. Tetapi satu kuncinya, enggak boleh berhenti, hajar terus.

Hipmi kan pengusaha pejuang, pejuang pengusaha. Lah intinya pengusaha ya berjuang, harus berjuang terus.

Lalu dukungan dari orangtua sebesar apa?

Kalau orangtua, ya Papa saya itu dulu cuma bilang, "kamu itu modalnya ini. Kamu punya otak, punya kaki, ya udah itu dipake punya tangan, ya itu yang dipake buat bekerja."

Jadi dari dulu itu yang itu aja yang saya pikirin yang bisa saya kerjain, saya kerjain. Dan saya enggak pernah bilang enggak, disuruh apapun saya enggak pernah bilang enggak, saya selalu bilang ya. Tetapi kita juga harus belajar untuk jadi lebih baik. Itu saya ngalamin tahun 2012 saya pertama kali di Jakarta, saya dari Jember.

Tapi dulu saya sempet struggling di Jakarta, dua tahun kan saya di Jakarta enggak ada siapa-siapa, saudara enggak punya, teman enggak punya. Ke mana-mana naiknya busway, ke mana-mana dulu belum ada GO-JEK kan, ya ojek. Terus naik bajaj. Saya ke mana-mana itu, itu transportasi saya, enggak punya wong namanya mobil aja enggak punya, wong kita di sini kerja ikut orang merantau. Namanya kerja ikut orang ya makan seadanya.

Sabtu, Minggu enggak ke mana-mana karena enggak punya siapa-siapa dan juga kita kerja sama orang. Gaji dulu berapa sih? Paling sebulan tiga juta, paling uang makan nambah berapa sih, gopek (Rp 500 ribu) paling kan ya? Tapi itu yang dipakai untuk bertahan hidup.

Bahkan saya dulu kuliah, saya enggak dapet kiriman dari orangtua. Wah, itu pengalaman saya yang paling membuat motivasi, bahwa saya pernah tuh mau ambil uang enggak bisa ambil uang di ATM, soalnya tinggal Rp 50 ribu. Jadi kalau mau ambil Rp 50 ribu kan enggak boleh, masih harus ada uang sisa. Kalau Rp 100 ribu baru bisa ambil Rp 50 ribu, dulu enggak bisa ambil sampai enggak bisa makan.

Terus saya inget kan di kos-kosan, saya punya teman, saya punya gitar. Waktu SMP saya suka main gitar. Saya bawa lah itu gitar ke Surabaya ke kos-kosan, terus waktu itu temen nawarin mau beli gitar saya. Saya bilang, "saya enggak jual, jangan nih soalnya kenang-kenangan." Tapi waktu itu kepepet, lalu saya tawarin ke teman saya, "lu masih mau beli enggak gitar gua?" "Lu mau jual berapa?" "Terserah lu, dulu waktu gua beli gopek." Lima ratus ribu itu dulu. Lalu teman saya jawab, "oh ya udah gua beli deh Rp 300 (ribu)." "Ambil deh".

Saya kasih itu gitar, nah saya bisa hidup satu minggu di Surabaya waktu itu. Jadi itu membuat saya, "wah, saya pernah alami titik di mana pernah masuk ke lowest point of my life," dan itu yang membuat saya harus selalu bangkit lagi, bahwa orang itu harus merasakan bahwa hidup itu harus penuh dengan perjuangan, itu yang membuat kita selalu termotivasi saya biasa udah dari orang bawah saya tahu gimana rasanya, susah mau berjuang, mau struggling, mau seperti apa, guling-guling udah pernah, itu yang membuat kita menjadi harus lebih baik lagi, lebih fight lagi, apalagi hidup di Jakarta, hidup di ibu kota ini berat bos.

Ya kita cuma mikir kita masih punya orangtua, minimal kita bisa bahagiain orangtua ya itu dulu motivasi kita kerja bener, kerja baik ya kan, apapun. Saya pernah dulu ditawarin sama bokap, "kamu pulang aja deh ke Jember", soalnya waktu itu lagi struggling, saya itu cerita sama bokap bukan berarti saya harapannya saya begitu, saya cuma ingin cerita aja. "dah kamu pulang ke Jember nanti buka toko, atau buka apa gitu," langsung saya bilang ke bokap saya. "Lho, lebih baik saya ini gembel di Jakarta dari pada saya pulang ke Jember, saya pernah bilang gitu ke bokap saya." Udah harus punya tekad yang kuat, kalau enggak kuat ya orangtua kita bilang aku ingin pulang, ya gitu bisa ya pulang.

Pernah sampai merasa gundah?

Enggak pernah (gundah). Makanya kita harus punya tekad yang kuat itu tadi.

Jangan pernah menyalahkan keadaan dan kondisi. Itu adalah salah satu kunci bahwa keberhasilan seseorang itu tidak boleh kita ini bergantung pada satu kondisi apalagi saat kita gagal.

Tapi kondisi itulah yang harus kita manfaatkan untuk bisa menjadi suatu momentum, suatu peluang buat kita untuk jadi lebih baik lagi.

Jadi orang kalau bilang ya karena kan keluarga kan bukan keluarga orang kaya, keluarga gua enggak bisa kasihin modal segala macem, ya terus kenapa? Kita tidak pernah bisa juga memilih, di mana kita dilahirkan, suku apa kita dilahirkan, siapa orangtua kita, kondisi ekonomi keluarga kita, kondisi sosial keluarga, kita enggak bisa pilih. Kita ya sudah lahir di sana brojol di sana, ya kan?

Tapi, kalau kita sampai meninggal, sampai kita sudah dewasa, punya kerja, segala macam tapi kita masih dalam kondisi yang di bawah taraf kehidupan yang salah, ya salah kita sendiri. Jangan pernah menyalahkan keadaan, karena banyak orang yang dulunya bukan dari siapa-siapa tapi jadi orang kaya itu banyak banget.

Lah kalau dia bisa kenapa kita enggak? Yang membuat kita enggak bisa itu sebenarnya mindset kita, cara berfikir kita yang selalu menyalahkan keadaan itu yang enggak boleh.

Kemudian bisa memutuskan untuk bergabung dengan Hipmi, apa alasannya?

Itu tahun 2015, jadi saya waktu itu di Jakarta tahun 2012. Keluar kerja tahun 2014, punya usaha tahun 2014. Saya mikir, "Di Jakarta sendiri nih, waduh mati gua." Minim-minim satu mingguan. Tahun 2014 kan saya punya perusahaan tuh, saya mikir enggak bisa begini terus, minimal harus punya temen kek, punya koneksi, jaringan.

Saya mikir, "gimana ini ya, Jakarta enggak tahu siapa-siapa, oh ada satu organisasi namanya Hipmi. Waktu itu dari temennya temen rekomendasi masuk ke Hipmi, nah syaratnya harus punya perusahaan. Nah, kebetulan saya sudah punya, gabunglah saya di Hipmi tahun 2015 itu. Jadi saya di Hipmi 2 tahun, jalan 3 tahun sekarang.

Ya itu tadi, ketum Afi. Waktu itu saya dateng, ketemu ketum Afi, ketum Afi kan menang musda (musyawarah daerah). Saya salah satu timses, timses kan bukan cuma saya, ratusan orang. Ketum jadi (terpilih), saya waktu itu beberapa bulan setelah itu saya kontak ketum Afi. "Tum pengeng ngobrol-ngobrol nih tum, santa." "oh oke, gua lagi di Makassar nih, tunggu gua pulang dari Makassar ya." "Oke siap tum, minggu depan ya".

Ketum Afi sesampai di Jakarta kontak gua, "gua di Jakarta nih." "Oke tum, malem ada waktu bisa ketemuan."

Dia enggak tanya, apa urusan gua ketemu dia, enggak. Dan dia juga enggak tahu gua ini mau ngomong apa. Gua datengin, habis gitu ketum Afi bingung, kaget gua ngomong, "tum gua mau maju jadi calon ketua Hipmi Jaktim." Kaget dia. "Ya serius masa gua bohong kan." "Bener ya." Lalu kita salaman.

Motivasi saya, saya cuma ingin dikenal. Saya merasa saya bukan siapa-siapa, bukan anaknya siapa-siaa, saya juga bukan dari kota besar, saya dari kampung, orang enggak kenal saya berpikir bahwa saya punya impian besar, harapan besar, minim-minim ya saya harus dikenal.

Hipmi ini adalah suatu wadah, salah satu organisasi yang menurut saya sangat baik dan temen-temen berkumpul rata-rata pengusaha, bos semua. Mau bos kecil, bos besar. Minim-minim saya harus dikenal, ya orang tahu saya, saya punya visi lebih besar, saya buat mental ini terbentuk.

Dulu saya ngomong sama ketum Afi, saya cuma bilang, "kalau saya mau dipercaya, gua cuma mau membuktikan saya bisa dipercaya." Tapi waktu itu ketum Afi cuma minta, "ya udah silakan."

Silakan tapi dalam arti apa? Ya elu buktikan dulu dong, lu bisa enggak dipercaya. Ini masih ada waktu kampenye, enam bulan nih. Ya gua buktiin, dalam waktu enam bulan ini ketum Afi baru kenal sama gua kan baru satu tahun. Wong masuk hipmi 2015 aktif di 2016, habis gitu 2017 langsung musda.

Masuk enggak kenal siapa-siapa, rekomendasi dari siapa Andre ini, enggak ada yang tahu. Andre ini siapa, siapa keluarganya? Enggak ada yang tahu. Orang dari kampung kok. Tahunya ketemu satu kampung.

Akhirnya gua buktiin, voter 25 orang. Gua teleponin satu-satu, gua datengin satu-satu. Ngomong maksud dan tujuan apa, gua usaha semuanya. Sampai akhirnya udah mendekati hari H pemilihan sudah ditutup sama ketum Afi. Dari situ gua tahu, bahwa usaha tidak membohongi hasil, dari yang gua bukan siapa-siapa, dari gua yang enggak dikenal bisa dipercaya. Itu tadi kemauan kita dan harus komitmen, harus menunjukkan bahwa kita layak untuk dipercaya. Itu yang harus ada.

Lalu membagi kesibukan antara kesibukan di Hipmi dan perusahaan bagaimana?

Kita sih lebih fleksibel, tetapi kalau kita sudah dipercaya di suatu organisasi ya pasti kita harus menunjukkan. Minimal program-program nyata, kongkrit yang bisa kita buktikan. Untuk di Hipmi sendiri saya juga tidak sendiri, saya dibantu sekretaris saya, Sandi Manela, dan bendahara umum itu adiknya ketum Afi, Faisal Kalla.

Jadi ya saya juga memilih kan temen2 yang mau berorganisasi yang bsia meluangkan waktu, tenaga pikiran segala macam, jadi saya juga enggak beban jadi mau di organisasi jalan, di bisnis jalan. Tidak menutup kemungkinan juga dari organisasi menimbulkan bisnis, itulah tadi kenapa saya kok ingin dikenal, karena saya ingin semua orang tahu bahwa, "oh ini Andre ketua umumnya." Sampai jadi ketua umum. Ini kan pilihan, kalau enggak dipilih enggak mungkin jadi ketua umum, untuk dipilih harus membuktikan dulu.

Itulah rentetan-rentetan itu kalau kita mau lihat ya usaha tidak akan membohongi hasil. Akhirnya orang kalau mau berbisnis sama saya mau enggak kira-kira? Percaya enggak kira2, ya gitu. "Ya bisnis yuk bro." "Andre siapa?" "Oh dia ketumnya Jaktim." "Dia dipilih sama ketum Afi lho." "Aklamasi lho." "Dia enggak ada lawan lho." Orang kan lebih, "oh ketum Afi percaya sama dia, kalau ketum afi percaya masak kita enggak percaya." Kan gampang mindset orang kan kadang-kadang gitu kan. Nah itulah yang harus kita jaga, trust itulah. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Teknologi - 20 Maret 2019 17:33:28 wib

Slipstream Wireless Technology Janjikan Koneksi Lebih Kuat

Bayangkan jika Anda menggunakan tiga perangkat gaming secara bersamaan. Hal yang paling sering terjadi adalah interferensi sinyal, biasanya berdampak pada terganggunya koneksi dari ketiga perangkat tersebut. Untuk
Hukum - 20 Maret 2019 17:26:42 wib

Suap Kalapas, Suami Artis Inneke Dihukum 3,5 Tahun

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menjatuhkan vonis bersalah terhadap terdakwa kasus pemberian suap mantan Kalapas Sukamiskin, Fahmi Darmawansyah, Rabu (20/3). Majelis hakim dalam amar
Teknologi - 20 Maret 2019 17:21:40 wib

Aplikasi Kormo Bantu Pencari Kerja

Aplikasi pencari kerja asal Bangladesh, Kormo resmi hadir di Indonesia. Aplikasi ini hadir untuk menjadi penghubung antara pencari kerja sektor informal dengan penyedia lapangan pekerjaan. "Kami ingin
Otomotif - 20 Maret 2019 17:16:00 wib

Model Y, Mobil Crossover Terbaru Tesla Dirilis

Tesla mencoba-coba beberapa model mobil yang berbeda, salah satunya Model Y. Model Y adalah mobil crossover dan perusahaan telah terus menggoda pembukaannya selama beberapa tahun terakhir. Beberapa spesifikasi mobil
Sepakbola - 20 Maret 2019 17:05:47 wib

Paulo Dybala Dilepas Seharga Rp 1,9 Triliun

Juventus dikabarkan siap melepas Paulo Dybala. Tapi, klub raksasa Italia itu telah menetapkan harga jual yang mahal untuk bintang asal Argentina itu. Musim panas 2018, Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real
Teknologi - 20 Maret 2019 16:18:17 wib

Olympus Luncurkan Kamera Terbaru Seri OM-D E-M1X

Olympus meluncurkan kamera terbaru seri OM-D E-M1X. Kamera dengan lensa interchangeable yang ringkas dan ringan ini menghasilkan gambar berkualitas tinggi yang telah memenuhi standar Sistem Micro Four Thirds. Berbasis
Korporat - 20 Maret 2019 14:31:28 wib

Ayooklik.com Semarakkan Indonesia Procurement Forum & Expo 2019

Ayooklik.com ikut menyemarakkan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2019, yang diselenggarakan di Jogja Expo Center Yogyakarta. IPFE 2019 resmi dibuka pada Selasa (19/03) hingga Kamis (21/03). Event ini
Hukum - 20 Maret 2019 13:59:41 wib

Materai Palsu Beredar, Negara Alami Kerugian Rp 30 Miliar

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil meringkus jaringan penerbit materai palsu yang diedarkan secara online. Dari hasil ini, sebanyak sembilan orang pelaku diamankan berserta sejumlah barang
Teknologi - 20 Maret 2019 13:13:56 wib

Google Persembahkan Kontroler Gaming Stadia

Google mengumumkan kehadiran platform gaming berbasis cloud miliknya yang diberi nama Stadia. Bersamaan dengan platform ini, Google sekaligus mengungkap kehadiran kontroler gim besutannya. Dikutip dari Polygon, Rabu
Nasional - 20 Maret 2019 12:53:27 wib

Kontak Senjata di Bandara Nduga, 1 Anggota Brimob Gugur

Kontak senjata kembali terjadi antara pasukan Brimob dengan Kelompok Separatis Kriminal Bersenjata (KKSB), Organsiasi Papua Merdeka (OPM), di Bandara Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (20/3) pagi Akibatnya, satu
Teknologi - 20 Maret 2019 12:13:58 wib

Firefox Send Tawarkan Transfer Data Bisa Sampai 2,5 GB

Perusahaan browser Mozilla Firefox baru saja meluncurkan layanan berbagi file, Firefox Send. Firefox Send resmi meluncur setelah lebih dari setahun melakukan riset dan memiliki beberapa fitur unggulan yang mampu
Ayoo Memilih - 20 Maret 2019 11:34:36 wib

Menko Polhukam Perintahkan Aparat Tindak Tegas Pengganggu Pemilu

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto memerintahkan aparat keamanan untuk menindak tegas siapa pun yang mengganggu pelaksanaan Pemilu 2019. Wiranto menjamin pemilu akan
Teknologi - 20 Maret 2019 11:29:04 wib

Instagram Buka-bukaan Soal Fitur Belanja Online

Pengguna Instagram nantinya bakal bisa langsung berbelanja tanpa mesti meninggalkan aplikasi. Sebab, Instagram akan mengintegrasikan tombol "beli lewat Instagram" untuk langsung melakukan belanja online di
Sepakbola - 20 Maret 2019 10:05:18 wib

PSG dan MU Bersaing Dapatkan Douglas Costa

Klub kaya raya Prancis Paris Saint-Germain (PSG) siap bersaing dengan Manchester United (MU) untuk mendapatkan tanda tangan pemain sayap Juventus, Douglas Costa, pada musim panas mendatang. Costa sudah dikaitkan dengan
Teknologi - 20 Maret 2019 09:59:15 wib

Kriptografi Kuantum Lindungi Data dari Serangan Siber

Kriptografi kuantum (quantum cryptography) berpotensi besar menjadi teknologi penting dalam melindungi data di infrastruktur komunikasi dari serangan siber, serta menjadikan perusahaan berada di posisi terdepan untuk
Gadget - 20 Maret 2019 09:46:34 wib

Vivo Beri Kesempatan Pre-Order V15 Pro di Vivo Store JD.ID

Vivo secara resmi membuka Pre-Order smartphone terbaru Vivo V15 Pro di Indonesia dengan harga resmi Rp5.699.000. Konsumen Indonesia dapat melakukan Pre-Order melalui Official Vivo Store secara eksklusif hanya di
Korporat - 19 Maret 2019 17:49:01 wib

Ayoopeduli.com Bantu Korban Kebakaran di Tamansari

Kebakaran hebat menghanguskan permukiman di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar), pada Minggu (17/3) mengisahkan duka yang mendalam bagi penghuninya. Ribuan warga harus mengungsi. Menurut data yang didapat sebanyak
Teknologi - 19 Maret 2019 16:27:04 wib

Tips Memilih Laptop Gaming Terbaik

Kini, laptop gaming lebih banyak diminati karena ukurannya yang relatif kecil dan mudah untuk dibawa kemana-mana, sehingga bisa bermain game dimana saja dan kapan saja. Namun, banyak orang yang masih salah kaprah dan
Gadget - 19 Maret 2019 15:45:40 wib

Samsung Kembangkan Handpone Pintar Layar Penuh

Teknologi terus maju. Inovasi-inovasi terbaru berdatangan demi mengikuti tren dan kebutuhan masyarakat. Kali ini, Samsung Electronics mengungkapkan ide mereka tentang gawai pintar masa depan yang ingin mereka
Jakarta - 19 Maret 2019 15:08:02 wib

Presiden Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja Jajal MRT

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal Moda Raya Terpadu (MRT) Ratangga pada Selasa (19/3). Selain Jokowi, sejumlah menteri Kabinet Kerja dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mencoba moda transportasi umum
Nasional - 19 Maret 2019 14:42:37 wib

Banjir Sentani Papua, 89 Orang Meregang Nyawa

Posko Induk Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa (19/3), total korban meninggal dunia sebanyak 89 orang yaitu 82 korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten
Sepakbola - 19 Maret 2019 13:37:20 wib

Indra Sjafri Coret 6 Pemain Timnas Indonesia U-23

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri telah mencoret enam pemain dan membawa 24 pemain untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Hanoi, Vietnam, 22-26 Maret 2019. Dari enam pemain yang dicoret, empat
Teknologi - 19 Maret 2019 13:08:14 wib

Apple Pamerkan Dua iPad Terbaru

Sepekan menjelang acara perusahaan, Apple meluncurkan dua iPad baru, Senin (18/3). Apple memperkenalkan iPad Air dan iPad Mini terbaru. iPad Air tampil dengan layar 10,5 inci. Sedangkan iPad Mini mendapatkan peningkatan
Kadin - 19 Maret 2019 12:02:06 wib

Kadin Kepri Bantu Rehabilitasi Rumah Ibadah Korban Gempa Palu

  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyerahkan bantuan tunai Rp 320 juta untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah rumah ibadah di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi.
Teknologi - 19 Maret 2019 11:48:11 wib

Kaspersky Lab: 116,5 Juta Serangan Malware Sasar Perangkat Mobile

Kaspersky Lab mencatat ada 116,5 juta serangan malware di perangkat mobile pada tahun 2018. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan periode 2017 yang jumlahnya 66,4 juta. Dalam daftar itu, Indonesia menempati
Gadget - 19 Maret 2019 11:18:10 wib

OPPO Rilis ColorOS 6 dengan Berbagai Fitur Baru

OPPO resmi mengenalkan versi terbaru dari platform ponsel cerdasnya  ColorOS 6. User interface itu sudah ada pada Realme 3, OPPO F11 dan Oppo F11 Pro, yang membawa beberapa fitur peningkatan kinerja dan performa
Hukum - 19 Maret 2019 11:10:41 wib

Eksepsi Ratna Sarumpaet Ditolak, Sidang Kasus Hoak berlanjut

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi atau nota keberatan yang dilayangkan oleh kuasa hukum terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet. Dengan penolakan ini, sidang
Sepakbola - 19 Maret 2019 10:25:14 wib

Gareth Bale Ingin Hengkang dari Real Madrid

Gareth Bale disebut berniat untuk pindah dari Real Madrid pada akhir musim, seiring rencana proyek besar yang bakal dijalankan Real Madrid. Setelah Zinedine Zidane kembali, Los Blancos memang disebut bakal melakukan
Politik - 19 Maret 2019 10:22:51 wib

Ini alasan Erwin Aksa pilih dukung Prabowo-Sandi

Wakil sekretaris jenderal Partai Golkar, Erwin Aksa, akhirnya berterus terang menyatakan dukungannya terhadap pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Erwin buka-bukaan terkait pilihannya
Politik - 19 Maret 2019 10:20:53 wib

Mengaku Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Nyatakan Non-aktif di Golkar

Kehadiran wakil sekretaris jenderal Partai Golkar, Erwin Aksa, dalam acara debat calon wakil presiden yang berlangsung di Hotel Sultan, Minggu (17/3) kemarin menuai polemik. Tidak sedikit rekan separtai bereaksi keras