Andre Tirtoadji, Dulu Jual Gitar Demi Makan, Kini Pengusaha Sukses

Yulistyo Pratomo
25 Juli 2018
Andre Adrianus Tirtoadji, sarjana kehidupan yang sukses dari bawah. (Ayooberita.com/Yulistyo Pratomo)
Share Via

Butuh perjalanan panjang sebelum akhirnya menjadi pengusaha sukses. Setidaknya, itu lah yang dialami oleh Andre Adrianus Tirtoadji, mulai terjun sebagai karyawan tour travel, pelaut hingga kini menjadi pengusaha sukses di ibu kota.

Andre, tidak pernah merasa malu hanya berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA), apapun pekerjaannya, selama bisa membeli makanan dan menjalani hidup pun dijalaninya tanpa merasa terbebani, sebab dia yakin kesuksesan bisa didapatkan oleh semua orang.

"Ijazah saya cuma SMA. Nah, dari sana saya belajar ikut orang. Pernah kerja di tour travel, properti apartemen, jual asuransi, jual pupuk, pokoknya pernah. Sampai saya pernah keluar pulau karena kerja di kapal," kenang Andre.

Salah satu pengalaman hidup yang pernah dirasakannya adalah ketika tidak mendapatkan uang kiriman dari orangtuanya saat masih menjalani kuliah di Surabaya. Padahal, saat itu perutnya kelaparan.

Alhasil, dia menjual gitar kesayangan yang dibelinya ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kepada seorang teman. Dari harga Rp 500 ribu, dia lepas sebesar Rp 300 ribu hanya untuk ongkos makan selama satu pekan. Sayang, kuliahnya berhenti di tengah jalan.

Meski begitu, Andre memiliki impian besar. Setelah bekerja banting tulang di Surabaya, dia pun memutuskan untuk berangkat ke Jakarta pada 2012 dengan modal seadanya. Di kota besar ini, dia tidak memiliki kenalan, apalagi saudara.

Setelah mendapatkan kerja di sebuah perusahaan konstruksi, dia memilih tinggal di mess. Dari sana, lelaki kelahiran 8 April 1988 ini berangkat bekerja dengan menggunakan angkutan umum serta ojek.

"Ke mana-mana naiknya busway, ke mana-mana dulu belum ada GO-JEK kan, ya ojek. Terus naik bajaj. Saya ke mana-mana itu naik transportasi, saya orang enggak punya, wong namanya mobil aja enggak punya, wong kita di sini kerja ikut orang merantau," tambahnya.

Seperti apa kisah Andre hingga akhirnya menjadi seorang pengusaha sukses, sekaligus Direktur Utama PT Cempaka Tirta Nusantara. Berikut wawancara yang dilakukan reporter Ayooberita.com, Yulistyo Pratomo di bilangan Senopati, Jakarta Selatan:

Sebenarnya apa sih yang harus dimiliki seorang karyawan agar bisa mendapatkan hasil demi mengejar impiannya sendiri?

Jadi saya tuh dulu bukan pengusaha, saya dulu tuh karyawan. Saya dulu kuliah pernah di Surabaya, ambil jurusan ekonomi, pertengahan jalan berhenti, karena satu dan lain hal waktu itu, ya sudah saya tidak bisa teruskan kuliah. Karena enggak punya ijazah, cari kerja minim-minim ijazah S1. Ijazah saya cuma SMA, nah dari sana saya belajar ikut orang, kerja jadi pernah di tour travel, properti apartemen, jual asuransi, jual pupuk, pokoknya pernah. Sampai saya pernah keluar pulau kerja di kapal, pernah juga. Jadi untuk menjadi pengusaha itu kuncinya satu, kemauan dan tekad dari kita sendiri.

Karena mungkin saya berpikiran cuma, wah saya enggak mau punya gelar SMA tetapi bukan berarti cuma lulusan SMA enggak bisa sukses, enggak bisa usaha sendiri. Karena banyak kan mungkin di dunia pendidikannya kurang bagus, tetapi di dunia bisnisnya melejit. Nah kalau semua orang bisa kenapa saya enggak? Itu aja dulu, dari sana saya mulai belajar, tapi karena saya enggak punya istilahnya banyak support dari keluarga juga ya belajarnya dari orang, ya itu kerja di orang, dari saya udah mulai ngerti, baru belajar punya usaha sendiri. Harus punya tekad.

Selain modal tekad, apa yang anda lakukan sebelum akhirnya memulai usaha sendiri? Apalagi bagi sebagian orang sangat sulit meraih modal yang diinginkan.

Jadi dulu awalnya saya itu karena kerja ikut orang ya saya disuruh kerja apa saja saya lakuin. Saya enggak pernah bilang enggak, dari sana saya dipercaya. Nah, kuncinya memulai usaha tanpa modal itu dipercaya orang, itu adalah modal utama sebetulnya. Kalau kita ngomong modal, modal itu enggak melulu ngomong duit enggak, kalau orang bilang butuh duit, butuh duit, duit itu nomor ke sekian, tapi enggak dipercaya kan. Tapi kalau orang enggak punya duit dia dipercaya orang, bisa jadi duit.

Jadi mungkin dulu kunci utama saya itu dipercaya orang dari sana saya diberi beberapa kerjaan-kerjaan, nah dari situlah saya mulai, "oh ternyata hidup ini enggak melulu dari modal duit ya." modal kepercayaan bahkan bisa jadi duit, itulah yang saya belajar dan menjadi kunci utama bahwa seorang pengusaha itu dipercaya, harus jujur, harus punya tanggung jawab, itu yang kita harus punya, kalau kita mau punya bisnis dan menjadi pengusaha.

Apa sih sebenarnya yang menjadi motivasi anda hingga sampai seperti ini? Apakah dari membaca buku tertentu, atau orang-orang tertentu kah?

Kalau saya cuma motivasi begitu-begitu, kita harus berpikir bahwa kita kerja ini bukan cuma untuk diri sendiri. Kunci utama yang selalu buat saya termotivasi pasti orangtua, karena kita harus bisa bahagiakan keluarga, bahagiain orangtua. Jadi kadang-kadang di dunia usaha ini pasti ada pasang surut, naik, turun, jatuh, bangun, ngesot kita semua sudah pernah. Semua sudah pernah kita lakuin. Ya kuncinya satu, karena kita ingin bahagiain keluarga, itu menjadi motivasi utama.

Lalu, bagaimana ceritanya hingga bisa membangun PT Cempaka, perusahan yang kini anda pimpin?

Jadi waktu bangun Cempaka itu, saya awalnya begitu keluar dari perusahaan yang lama saya bangun perusahaan sendiri, saya ajak gabung beberapa temen yang ada di perusahaan lama untuk bangun usaha sendiri. Berjalannya waktu, memang yang namanya hidup pasti naik turun tadi. Di tahun kedua, ada masalah. Tim yang saya bawa, bubar. Yang namanya tadi partner, enggak cocok, punya visi misi dan prinsipnya sudah enggak sama, akhirnya sudah berjalan di tahun kedua bubar.

Jadi semua temen-temen yang dulunya gabung, yang tadinya baik akhirnya sudah jadi kurang bagus, lalu saya bilang bahwa dari awal kan saya yang modalin, ya sudah mereka saya keluarkan, setelah itu Cempaka ini berdiri sendiri tanpa ada orang-orang lain lagi yang dulu pernah ikut gabung. Nah dari sana kita mulai proses untuk proses bisnis ke depan lagi, tapi ya memang itu enggak mudah.

Seberapa kecewanya anda saat itu? Apakah sempat merasa usaha yang anda baru mulai ini bakal berhenti di tengah jalan?

Pasti, kalau kecewa ada, kalau sedih ada, tapi kalau berhenti ndak ada, nah itu yang enggak boleh ada. Namanya orang ini kalau kita sedang struggling, berarti kita ahris percaya bahwa kita sedang berproses, berprogesing dan kita ada suatu hasil yang harus kita lalui.

Saya percaya bahwa kalau seseorang melalui masalah berarti kalau orang menghadapi masalah itu ya itu berarti dia berada di jalan yang seharusnya dia jalani dan dia sedang berprogesi untuk menjadi lebih baik. Tetapi satu kuncinya, enggak boleh berhenti, hajar terus.

Hipmi kan pengusaha pejuang, pejuang pengusaha. Lah intinya pengusaha ya berjuang, harus berjuang terus.

Lalu dukungan dari orangtua sebesar apa?

Kalau orangtua, ya Papa saya itu dulu cuma bilang, "kamu itu modalnya ini. Kamu punya otak, punya kaki, ya udah itu dipake punya tangan, ya itu yang dipake buat bekerja."

Jadi dari dulu itu yang itu aja yang saya pikirin yang bisa saya kerjain, saya kerjain. Dan saya enggak pernah bilang enggak, disuruh apapun saya enggak pernah bilang enggak, saya selalu bilang ya. Tetapi kita juga harus belajar untuk jadi lebih baik. Itu saya ngalamin tahun 2012 saya pertama kali di Jakarta, saya dari Jember.

Tapi dulu saya sempet struggling di Jakarta, dua tahun kan saya di Jakarta enggak ada siapa-siapa, saudara enggak punya, teman enggak punya. Ke mana-mana naiknya busway, ke mana-mana dulu belum ada GO-JEK kan, ya ojek. Terus naik bajaj. Saya ke mana-mana itu, itu transportasi saya, enggak punya wong namanya mobil aja enggak punya, wong kita di sini kerja ikut orang merantau. Namanya kerja ikut orang ya makan seadanya.

Sabtu, Minggu enggak ke mana-mana karena enggak punya siapa-siapa dan juga kita kerja sama orang. Gaji dulu berapa sih? Paling sebulan tiga juta, paling uang makan nambah berapa sih, gopek (Rp 500 ribu) paling kan ya? Tapi itu yang dipakai untuk bertahan hidup.

Bahkan saya dulu kuliah, saya enggak dapet kiriman dari orangtua. Wah, itu pengalaman saya yang paling membuat motivasi, bahwa saya pernah tuh mau ambil uang enggak bisa ambil uang di ATM, soalnya tinggal Rp 50 ribu. Jadi kalau mau ambil Rp 50 ribu kan enggak boleh, masih harus ada uang sisa. Kalau Rp 100 ribu baru bisa ambil Rp 50 ribu, dulu enggak bisa ambil sampai enggak bisa makan.

Terus saya inget kan di kos-kosan, saya punya teman, saya punya gitar. Waktu SMP saya suka main gitar. Saya bawa lah itu gitar ke Surabaya ke kos-kosan, terus waktu itu temen nawarin mau beli gitar saya. Saya bilang, "saya enggak jual, jangan nih soalnya kenang-kenangan." Tapi waktu itu kepepet, lalu saya tawarin ke teman saya, "lu masih mau beli enggak gitar gua?" "Lu mau jual berapa?" "Terserah lu, dulu waktu gua beli gopek." Lima ratus ribu itu dulu. Lalu teman saya jawab, "oh ya udah gua beli deh Rp 300 (ribu)." "Ambil deh".

Saya kasih itu gitar, nah saya bisa hidup satu minggu di Surabaya waktu itu. Jadi itu membuat saya, "wah, saya pernah alami titik di mana pernah masuk ke lowest point of my life," dan itu yang membuat saya harus selalu bangkit lagi, bahwa orang itu harus merasakan bahwa hidup itu harus penuh dengan perjuangan, itu yang membuat kita selalu termotivasi saya biasa udah dari orang bawah saya tahu gimana rasanya, susah mau berjuang, mau struggling, mau seperti apa, guling-guling udah pernah, itu yang membuat kita menjadi harus lebih baik lagi, lebih fight lagi, apalagi hidup di Jakarta, hidup di ibu kota ini berat bos.

Ya kita cuma mikir kita masih punya orangtua, minimal kita bisa bahagiain orangtua ya itu dulu motivasi kita kerja bener, kerja baik ya kan, apapun. Saya pernah dulu ditawarin sama bokap, "kamu pulang aja deh ke Jember", soalnya waktu itu lagi struggling, saya itu cerita sama bokap bukan berarti saya harapannya saya begitu, saya cuma ingin cerita aja. "dah kamu pulang ke Jember nanti buka toko, atau buka apa gitu," langsung saya bilang ke bokap saya. "Lho, lebih baik saya ini gembel di Jakarta dari pada saya pulang ke Jember, saya pernah bilang gitu ke bokap saya." Udah harus punya tekad yang kuat, kalau enggak kuat ya orangtua kita bilang aku ingin pulang, ya gitu bisa ya pulang.

Pernah sampai merasa gundah?

Enggak pernah (gundah). Makanya kita harus punya tekad yang kuat itu tadi.

Jangan pernah menyalahkan keadaan dan kondisi. Itu adalah salah satu kunci bahwa keberhasilan seseorang itu tidak boleh kita ini bergantung pada satu kondisi apalagi saat kita gagal.

Tapi kondisi itulah yang harus kita manfaatkan untuk bisa menjadi suatu momentum, suatu peluang buat kita untuk jadi lebih baik lagi.

Jadi orang kalau bilang ya karena kan keluarga kan bukan keluarga orang kaya, keluarga gua enggak bisa kasihin modal segala macem, ya terus kenapa? Kita tidak pernah bisa juga memilih, di mana kita dilahirkan, suku apa kita dilahirkan, siapa orangtua kita, kondisi ekonomi keluarga kita, kondisi sosial keluarga, kita enggak bisa pilih. Kita ya sudah lahir di sana brojol di sana, ya kan?

Tapi, kalau kita sampai meninggal, sampai kita sudah dewasa, punya kerja, segala macam tapi kita masih dalam kondisi yang di bawah taraf kehidupan yang salah, ya salah kita sendiri. Jangan pernah menyalahkan keadaan, karena banyak orang yang dulunya bukan dari siapa-siapa tapi jadi orang kaya itu banyak banget.

Lah kalau dia bisa kenapa kita enggak? Yang membuat kita enggak bisa itu sebenarnya mindset kita, cara berfikir kita yang selalu menyalahkan keadaan itu yang enggak boleh.

Kemudian bisa memutuskan untuk bergabung dengan Hipmi, apa alasannya?

Itu tahun 2015, jadi saya waktu itu di Jakarta tahun 2012. Keluar kerja tahun 2014, punya usaha tahun 2014. Saya mikir, "Di Jakarta sendiri nih, waduh mati gua." Minim-minim satu mingguan. Tahun 2014 kan saya punya perusahaan tuh, saya mikir enggak bisa begini terus, minimal harus punya temen kek, punya koneksi, jaringan.

Saya mikir, "gimana ini ya, Jakarta enggak tahu siapa-siapa, oh ada satu organisasi namanya Hipmi. Waktu itu dari temennya temen rekomendasi masuk ke Hipmi, nah syaratnya harus punya perusahaan. Nah, kebetulan saya sudah punya, gabunglah saya di Hipmi tahun 2015 itu. Jadi saya di Hipmi 2 tahun, jalan 3 tahun sekarang.

Ya itu tadi, ketum Afi. Waktu itu saya dateng, ketemu ketum Afi, ketum Afi kan menang musda (musyawarah daerah). Saya salah satu timses, timses kan bukan cuma saya, ratusan orang. Ketum jadi (terpilih), saya waktu itu beberapa bulan setelah itu saya kontak ketum Afi. "Tum pengeng ngobrol-ngobrol nih tum, santa." "oh oke, gua lagi di Makassar nih, tunggu gua pulang dari Makassar ya." "Oke siap tum, minggu depan ya".

Ketum Afi sesampai di Jakarta kontak gua, "gua di Jakarta nih." "Oke tum, malem ada waktu bisa ketemuan."

Dia enggak tanya, apa urusan gua ketemu dia, enggak. Dan dia juga enggak tahu gua ini mau ngomong apa. Gua datengin, habis gitu ketum Afi bingung, kaget gua ngomong, "tum gua mau maju jadi calon ketua Hipmi Jaktim." Kaget dia. "Ya serius masa gua bohong kan." "Bener ya." Lalu kita salaman.

Motivasi saya, saya cuma ingin dikenal. Saya merasa saya bukan siapa-siapa, bukan anaknya siapa-siaa, saya juga bukan dari kota besar, saya dari kampung, orang enggak kenal saya berpikir bahwa saya punya impian besar, harapan besar, minim-minim ya saya harus dikenal.

Hipmi ini adalah suatu wadah, salah satu organisasi yang menurut saya sangat baik dan temen-temen berkumpul rata-rata pengusaha, bos semua. Mau bos kecil, bos besar. Minim-minim saya harus dikenal, ya orang tahu saya, saya punya visi lebih besar, saya buat mental ini terbentuk.

Dulu saya ngomong sama ketum Afi, saya cuma bilang, "kalau saya mau dipercaya, gua cuma mau membuktikan saya bisa dipercaya." Tapi waktu itu ketum Afi cuma minta, "ya udah silakan."

Silakan tapi dalam arti apa? Ya elu buktikan dulu dong, lu bisa enggak dipercaya. Ini masih ada waktu kampenye, enam bulan nih. Ya gua buktiin, dalam waktu enam bulan ini ketum Afi baru kenal sama gua kan baru satu tahun. Wong masuk hipmi 2015 aktif di 2016, habis gitu 2017 langsung musda.

Masuk enggak kenal siapa-siapa, rekomendasi dari siapa Andre ini, enggak ada yang tahu. Andre ini siapa, siapa keluarganya? Enggak ada yang tahu. Orang dari kampung kok. Tahunya ketemu satu kampung.

Akhirnya gua buktiin, voter 25 orang. Gua teleponin satu-satu, gua datengin satu-satu. Ngomong maksud dan tujuan apa, gua usaha semuanya. Sampai akhirnya udah mendekati hari H pemilihan sudah ditutup sama ketum Afi. Dari situ gua tahu, bahwa usaha tidak membohongi hasil, dari yang gua bukan siapa-siapa, dari gua yang enggak dikenal bisa dipercaya. Itu tadi kemauan kita dan harus komitmen, harus menunjukkan bahwa kita layak untuk dipercaya. Itu yang harus ada.

Lalu membagi kesibukan antara kesibukan di Hipmi dan perusahaan bagaimana?

Kita sih lebih fleksibel, tetapi kalau kita sudah dipercaya di suatu organisasi ya pasti kita harus menunjukkan. Minimal program-program nyata, kongkrit yang bisa kita buktikan. Untuk di Hipmi sendiri saya juga tidak sendiri, saya dibantu sekretaris saya, Sandi Manela, dan bendahara umum itu adiknya ketum Afi, Faisal Kalla.

Jadi ya saya juga memilih kan temen2 yang mau berorganisasi yang bsia meluangkan waktu, tenaga pikiran segala macam, jadi saya juga enggak beban jadi mau di organisasi jalan, di bisnis jalan. Tidak menutup kemungkinan juga dari organisasi menimbulkan bisnis, itulah tadi kenapa saya kok ingin dikenal, karena saya ingin semua orang tahu bahwa, "oh ini Andre ketua umumnya." Sampai jadi ketua umum. Ini kan pilihan, kalau enggak dipilih enggak mungkin jadi ketua umum, untuk dipilih harus membuktikan dulu.

Itulah rentetan-rentetan itu kalau kita mau lihat ya usaha tidak akan membohongi hasil. Akhirnya orang kalau mau berbisnis sama saya mau enggak kira-kira? Percaya enggak kira2, ya gitu. "Ya bisnis yuk bro." "Andre siapa?" "Oh dia ketumnya Jaktim." "Dia dipilih sama ketum Afi lho." "Aklamasi lho." "Dia enggak ada lawan lho." Orang kan lebih, "oh ketum Afi percaya sama dia, kalau ketum afi percaya masak kita enggak percaya." Kan gampang mindset orang kan kadang-kadang gitu kan. Nah itulah yang harus kita jaga, trust itulah. (TYO)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Jakarta - 16 November 2018 10:18:26 wib

Pembunuh Sekeluarga di Bekasi Ngaku Sering Dimarahi

HS akhirnya mengakui telah menghabisi keluarga Diperum Nainggolan di Bonjong Nangka, Pondok Melati, Bekasi. Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan terhadap keluarga Diperum Nainggolan dilakukan HS karena
Hukum - 16 November 2018 09:32:02 wib

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Gugat Boeing

Salah satu keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada akhir bulan lalu mengajukan gugatan terhadap Boeing Co di pengadilan di Chicago, Illinois, AS. Irianto, ayah
Jakarta - 15 November 2018 19:02:01 wib

Pengangguran Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Diringkus

Seorang pria penganguran berinisial HS diringkus polisi karena diduga sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, yang terjadi Selasa (13/11). HS ditangkap di kawasan Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, saat akan
Perbankan - 15 November 2018 18:06:32 wib

Perbankan Kian Agresif Investasi Teknologi Informasi

Tranformasi digital menjadi alasan perbankan untuk meningkatkan investasi di bidang teknologi informasi. Pemerintah pun meyakini perubahan zaman adalah keniscayaan sehingga perlu secepatnya direspons oleh industri
Jakarta - 15 November 2018 15:44:53 wib

Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Pemprov DKI Jakarta menghapuskan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan sanksi administrasi bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) atau yang dikenal dengan istilah pemutihan. Penghapusan ini mulai berlaku 15
Sehat - 15 November 2018 15:17:09 wib

Ingat, Hirup Polusi Udara Sebabkan Kegemukan

Polusi yang keluar dari asap mobil atau asap pabrik yang kita hirup sehari-hari sangat berbahaya bagi otak dan tubuh. Sudah banyak pembuktian ilmiah yang menunjukkan masyarakat yang tinggal di kota-kota dan terkena
Perbankan - 15 November 2018 14:59:40 wib

Menkeu: Perbankan Harus Melek Teknologi agar Tak Kayak Dinosaurus

Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong para pemimpin perusahaan perbankan untuk memahami perkembangan zaman di era digital. Sebab, sektor keuangan saat ini berada di garis depan untuk bisa menyerap dan mengakomodasi
Otomotif - 15 November 2018 14:45:34 wib

Motor Jawa Resmi Mengaspal di India

Jawa Motorcycles kembali berkiprah dalam bisnis, 22 tahun setelah tidak lagi produksi. Motor Jawa meluncurkan produk baru Jawa 45 berkapasitas 300cc dengan harga Rs 1,55 lakh atau sekitar Rp 31 juta. Ada tiga model yang
Teknologi - 15 November 2018 14:20:38 wib

Google Maps Miliki Fitur Mengirim Pesan

Google mempermudah pemilik usaha untuk mengaktifkan Profil Bisnis pada platform tersebut. Caranya melalui fitur baru di aplikasi peta Maps yaitu berkirim pesan. "Mengirim pesan ke akun bisnis membuat Anda tidak
Bursa - 15 November 2018 13:58:16 wib

2019: Tekanan Global Berkurang, Pasar Modal lebih Bergairah

Kondisi pasar modal Indonesia pada tahun 2019 akan lebih menarik sejalan dengan berkurangnya tekanan dari pasar global. Ada dua faktor yang menyebabkan kondisi pasar finansial dalam negeri akan kondusif. Yakni faktor
Sepakbola - 15 November 2018 13:49:54 wib

MU Terpuruk, Vidic Ingin Kembali

Pemain Gelandang Nemanja Vidic tidak puas dengan performa Manchester United (MU) yang kian terpuruk. Saat ini, Setan Merah, julukan MU, tercecer di papan tengah Liga Inggris. Pria berusia 37 tahun itu tak senang melihat
Teknologi - 15 November 2018 13:44:14 wib

HP Kenalkan Inovasi Baru untuk Pasar Asia Tenggara & Korsel

Perusahaan teknologi asal AS, HP Inc, menggelar kegiatan HP Home Planet 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia untuk memperkenalkan beragam inovasi baru kepada pasar Asia Tenggara dan Korea Selatan. VP President, Product
Balap - 15 November 2018 13:37:02 wib

MotoGP Valencia: Lorenzo Ingin Perpisahan Manis

Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo berharap dirinya bisa memberikan perpisahan yang manis untuk Ducati di seri terakhir MotoGP 2018, Valencia akhir pekan ini. Lorenzo resmi menyudahi kontrak dua tahun bersama Ducati pada
Kadin - 15 November 2018 09:31:51 wib

Kadin: Suku Bunga Pinjaman Tinggi Sulitkan Nelayan

Ketua Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri mengingatkan suku bunga pinjaman yang tinggi dapat menyulitkan nelayan mengembangkan usahanya. "Tantangan
Perbankan - 14 November 2018 18:26:01 wib

Ketua Perbanas: Era Digital, Perbankan Penuh Tantangan

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Kartika Wirjoatmodjo menilai perkembangan digitalisasi ekonomi memberikan tantangan bagi dunia perbankan. Maraknya layanan keuangan yang ditawarkan berbagai jasa
Olahraga Lainnya - 14 November 2018 17:50:39 wib

Petarung Bocah Tewas usia Tanding Muay Thai

Seorang bocah petarung Thailand berusia 13 tahun, Phetmongkol Por Peenapat, meninggal dunia setelah menderita pendarahan otak akibat bertanding Muay Thai pada Senin (12/11). Dilansir dari Bangkok Post, Rabu (14/11),
Jakarta - 14 November 2018 16:38:40 wib

Gubernur DKI Dituding Serobot Lahan KAI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah tudingan Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya bahwa pihaknya berselisih dengan PT Kereta Api Indonesia soal lahan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di tanah yang dikatakan
Sepakbola - 14 November 2018 16:17:49 wib

Bonaventura Nambah Daftar Panjang Pemain Pesakitan AC Milan

Gelandang tengah AC Milan Giacomo Bonaventura dilaporkan bakal absen selama tiga hingga lima bulan ke depan. Ini menambah daftar pemain pesakitan julukan Rosonerri. Menurut Sky Sport, Rabu (14/11) disadur Football
Sepakbola - 14 November 2018 15:48:54 wib

Indonesia dan Thailand Sama-sama Kalahkan Timor Leste

Timnas Indonesia dan Thailand memang sama-sama memetik kemenangan saat bertemu Timor Leste di Piala AFF 2018. Namun statistik pertandingan menjadi gambaran beratnya tantangan, yang bakal dihadapi Tim Merah Putih di
Hukum - 14 November 2018 15:43:04 wib

KPK Lelang 52 Barang Gratifikasi Secara Online

Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) akan meluncurkan portal lelang online dengan domain lelang.go.id, Kamis (15/11) Di antara barang-barang yang ditampilkan di portal tersebut, ada
Bursa - 14 November 2018 15:05:04 wib

Saham Boeing Jatuh Dampak Lion Air JT 610 Kecelakaan

Saham Boeing Co. BA turun 2,1% setelah investor mencerna laporan Wall Street Journal bahwa produsen pesawat terbang di Amerika ini, diduga menahan informasi tentang potensi bahaya yang terkait dengan fitur kontrol
Sehat - 14 November 2018 14:51:57 wib

Rajin Minum Air Putih Jaga Kesehatan Ginjal

Rajin minum air putih dapat menjaga kesehatan ginjal, dan mencegah terjadinya penyakit batu ginjal.  Air putih punya kontribusi besar terhadap asupan cairan individu seluruh usia. Dengan cukup minum air putih,
Teknologi - 14 November 2018 14:40:31 wib

Spotify Dibenamkan dalam Apple Watch

Platform layanan musik streaming Spotify resmi dibenamkan dalam Apple Watch. Untuk dapat menggunakannya cukup memperbarui aplikasi Spotify di Iphone ke versi v.8.479, dan aplikasi tersebut akan muncul di arloji pintar
Jakarta - 14 November 2018 14:32:29 wib

Warga Jakarta Berharap Tarif MRT di Bawah Rp 10 Ribu

Sejumlah warga DKI Jakarta mengharapkan tarif tiket moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) yang terjangkau. Transportasi yang ditargetkan beroperasi Maret tahun depan diharapkan tarifnya antara Rp 5 ribu hingga Rp
Sepakbola - 14 November 2018 13:44:45 wib

Pogba Ngaku Betah di MU

  Dirumorkan bakal hengkang, nyatanya Paul Pogba bicara sebaliknya. Gelandang Prancis ini mengaku masih betah berseragam Manchester United (MU). “Saat kembali ke MU, itu adalah perasaan terbaik yang pernah
Teknologi - 14 November 2018 10:00:34 wib

Kurangi Stres dengan Batasi Penggunaan Media Sosial

Asyik seharian bermain dengan media sosial di layar gawai mungkin menyenangkan. Media sosial bak candu pelepas penat bagi kebanyakan orang. Namun, sejumlah penelitian mengkorelasikan penggunaan media sosial dengan
Olahraga Lainnya - 13 November 2018 16:19:20 wib

Daud Yordan: Hidup Tidak Selalu Mulus

Petinju Indonesia Daud 'Cino' Yordan mengungkapkan isi hatinya seusai dikalahkan Anthony Crolla dalam duel WBA Final Eliminator kelas ringan dunia di Manchester Arena, Sabtu (10/11) waktu setempat atau Minggu
Ayoo Memilih - 13 November 2018 16:15:26 wib

Whatsapp Awasi Hoaks saat Kampanye Pemilu di Indonesia

Platform media sosial percakapan Whatsapp meneliti hoaks atau kebohongan saat kampanye pemilihan umum (pemilu) di Indonesia. Whatsapp menggandeng peneliti dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia
Teknologi - 13 November 2018 15:14:43 wib

Apple Kantongi Paten Baru buat Headset

United States Patent and Trademark Office (USPTO) merilis dokumen paten yang didaftarkan Apple. Paten tersebut terkait metode penggunaan sensor proximity kapasitif guna menentukan penggunaan headset Apple dengan benar
Sepakbola - 13 November 2018 14:45:19 wib

Bek MU Keluhkan Masa Jeda Kompetisi Liga Inggris

Bek Manchester United (MU) Victor Lindelof menyesalkan kalender kompetisi. Dia berharap dapat langsung kembali memperkuat The Red Devils. Namun, Lindelof harus menunggu sekitar dua pekan sebelum MU menghadapi Crystal