Anak Sakit, Jangan Panik Dulu

Endy Purwanto
17 Desember 2018
Share Via

Anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dibandingkan orang dewasa sehingga mereka lebih rentan terserang berbagai jenis penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Apalagi memasuki musim hujan di saat bakteri, jamur, dan virus lebih mudah berkembang biak.

Untuk itu, tugas orang tua untuk selalu menjaga anak-anak terhindar dari berbagai jenis penyakit. Tidak jarang para orang tua, terutama ibu-ibu muda lebih mudah panik ketika anak terserang penyakit karena rasa khawatir yang begitu besar.

Padahal, jika ibu panik justru akan membuat anak lebih rewel karena memang ada ikatan batin antara anak dan ibu. Untuk itulah, saat si buah hati sedang kurang sehat karena terserang penyakit tertentu, orang tua harus lebih tenang dan mencari tahu hal apa yang harus dilakukan.

Kondisi ini pula sempat dialami oleh Shireen Sungkar, artis yang telah menjadi ibu dari tiga orang anak dari pernikahannya dengan Teuku Wisnu. Awalnya, sebagai ibu muda Shireen juga mengaku sempat panik ketika buah hatinya terserang penyakit.

Salah satu penyakit yang cukup sering dialami buah hatinya adalah yang terkait dengan sistem pencernaan yaitu mual muntah dan diare karena memang sistem pencernaan mereka yang sensitif. Shireen menceritakan bahwa putra sulungnya Teuku Adam Alfatih yang ketika itu berusia 3 tahun sempat dirawat di rumah sakit selama sepekan karena menderita muntaber.

Melihat kondisi sang buah hati yang terbaring lemah di atas tempat tidur tentu saja membuat Shireen sedih dan menangis. "Tapi Adam aku ajarin untuk selalu berdoa dalam kondisi apapun, apalagi ketika sakit agar diberi kesembuhan. Dan saat itu, dia yang menguatkan kami orang tuanya dengan cara berdoa. Itu membuat kami haru," tuturnya.

Ternyata, penyakit mual muntah juga dialami oleh anak keduanya Cut Hawwa Medina Al Fatih. Sejak bayi, putri kecilnya tersebut memang agak sering muntah apalagi jika susunya sudah kebanyakan, kekenyangan, atau kecapekan. "Karena sudah belajar dari kondisi anak yang pertama, jadi aku sudah lebih tenang menghadapi anak sakit," tuturnya.

Biasanya, untuk penanganan pertama ketika buah hatinya mengalami muntaber, Shireen akan menghentikan konsumsi segala jenis produk dari susu, coklat, atau teh yang menjadi sumber makanan pemicu mual muntah pada anak.

Selain itu, karena merupakan penyakit yang diakibatkan oleh sistem pencernaan, aktris 26 tahun tersebut juga memberi buah hatinya berbagai buah-buahan yang membantu memulihkan sistem pencernaan, seperti pisang serta makanan yang lebih mudah dicerna seperti bubur.

"Ketika anak sakit, aku selalu berusaha untuk lebih tenang dan segera melakukan pertolongan pertama. Mengajaknya untuk istirahat lebih untuk mengurangi rasa lelah dan meredakan mual muntahnya," tuturnya.

Namun, jika kondisi kesehatan si kecil terus menurun, Shireen akan segera membawanya ke rumah sakit sehingga bisa mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

1. Botol Minuman

Diakui, buah hatinya memang rentan terserang berbagai penyakit yang terkait dengan sistem pencernaan. Karena itulah, untuk menghindari hal tersebut, artis peran yang terkenal dengan sinetron Cinta Fitri ini selalu menjaga kebersihan. “Aku concern banget dengan kebersihan anak-anak mulai dari botol minumnya, peralatan makan mereka, mainan. Pokoknya segala hal yang masuk ke mulut,” ujarnya.

Bagaimanapun berbagai penyakit tersebut bermula dari kuman dan bakteri yang masuk ke dalam perut anak. Untuk memastikan kebersihan peralatan makannya, Shireen selalu membawa peralatan makan seperti botol minum dan tempat makan anak dari rumah.

Namun, diakuinya bahwa ada hal yang luput dari perhatiannya yaitu kebersihan botol minuman. Selama ini, dia menyangka bahwa proses pencucian yang dilakukan sudah cukup bersih dengan cara pencucian biasa yang kemudian dikocok-kocok dengan air panas. “Aku pikir itu sudah cukup bersih, ternyata belum.”

Dia menyadari bahwa botol yang kurang bersih berpotensi menjadi media pertumbuhan bakteri dan menimbulkan penyakit. Shireen juga menemukan bahwa lama kelamaan botol berubah warna menjadi buram dan ada bekas goresan.

2. Banyak Kuman

Yulia Rosa Saharman, dokter spesialis mikrobiologi klinik dari Universitas Indonesia mengatakan bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Wisconsin, Amerika Serikat mengenai kadar kuman pada botol yang dibawa mahasiswa dengan kuman yang ada di dudukan toilet.

Ternyata ditemukan bahwa jumlah bakteri di botol lebih banyak daripada yang ada di dudukan toilet. “Botol minuman termasuk dalam alat makan yang memiliki banyak kuman karena sering kontak dengan mulut,” ujarnya.

Kuman, bakteri, jamur dan parasit merupakan mikroba, makhluk hidup yang berkembang biak dengan sangat cepat, hanya dalam hitungan menit. Apapun materi botol atau  tumbler—plastik atau stainless steel, yang digunakan mikroba bisa berkembang biak.

Apalagi bila diisi dengan susu, kopi, teh atau minuman lain selain air mineral. Sisa-sisa air minum yang tersimpan di dalam botol tersebut juga menjadi tempat pertumbuhan kuman dan bakteri. Memang, sambungnya, tidak semua kuman yang ada di dalam botol bersifat patogen tetapi jika daya tahan tubuh rendah, tetap dapat menimbulkan penyakit.

“Untuk menyebabkan penyakit, kuman harus berada dalam jumlah yang cukup tetapi pada orang yang rentan seperti anak-anak, bayi, dan orang lanjut usia ini bisa berbahaya,” ujarnya.

3. Cegah Bakteri

Menurutnya, untuk mencegah bakteri berkembang biak maka salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah mikroba berkembang biak di botol minuman adalah dengan mencucinya secara benar. Sayangnya selama ini masih banyak yang kurang teliti membersihkan botol

“Kita biasa mencuci botol dengan air panas plus sabun, lalu dikucek-kucek. Kita berpikir, cara ini sudah benar. Ternyata tidak seperti itu, mencuci botol tetap harus menggunakan spons. Terutama di tempat-tempat yang sulit dijangkau, seperti dasar botol karena kumannya banyak sekali mulai dari bagian tutup sampai dasar botol,” jelasnya.

Untuk menjangkau dasar botol hingga ke sudut, maka dapat menggunakan sikat botol. Namun ternyata, hal tersebut juga menimbulkan masalah lain yaitu sikat botol biasa selain bisa menggores permukaan botol juga tidak memiliki daya gosok.

Permukaan yang tergores bisa menjadi tempat persembunyian bakteri dan kotoran, sehingga bakteri lebih mudah berkembang biak. Agar kebersihan spons tetap terjaga dengan optimal maka harus dirawat dengan baik.

“Jangan lupa, setelah dipakai spons harus digantung dan dikeringkan. Begitu juga dengan botol harus segera dikeringkan sehabis dicuci baru digunakan kembali karena bakteri akan senang sekali tumbuh di media yang basah,” jelasnya. (BISNIS/END)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

Berikan komentar terkait berita ini

BERITA LAINNYA

Gaya - 22 Januari 2019 17:46:10 wib

Sony Hadirkan Kamera Mirrorless Khusus Buat Vlogger

Kabar baik bagi penggemar bikin vlog dan sedang berencana membeli kamera baru. Ya, sebab minggu ini Sony meluncurkan kamera mirrorless Sony a6400, yang dirancang khusus untuk para vlogger. Kamera mirrorless Sony a6400
Gadget - 22 Januari 2019 17:03:27 wib

Smartphone Terbaik Hadir di Consumer Electronics Show 2019

Consumer Electronics Show (CES) 2019 sebenarnya lebih dikenal dengan pameran elektronik untuk konsumen, meliputi televisi, peralatan rumah tangga seperti kulkas dan mesin cuci, hingga PC. Pameran smartphone utamanya
Asosiasi Lain - 22 Januari 2019 16:30:53 wib

Asosiasi Fintech Siapkan Sertifikasi Proses Bisnis P2P Lending

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) bakal segera melaksanakan program sertifikasi internal terhadap proses bisnis peer to peer (P2P) lending. Kuseryansyah, Ketua Harian AFPI mengatakan beberapa agenda
Nasional - 22 Januari 2019 16:00:45 wib

Media Massa Dilarang Pajang Logo Dewan Pers

Dewan Pers melarang media di Indonesia yang memuat logo Dewan Pers di halaman atau laman media tersebut. Sebab, hal itu bisa menimbulkan kesalahan interpretasi dan persepsi di masyarakat mengenai hubungan institusi
Nasional - 22 Januari 2019 16:00:33 wib

Menkominfo: Pembatasan Forward WhatssApp Agar Hoaks Tak Jadi Viral

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengemukakan, pembatasan pesan terusan atau forward melalui media sosial khususnya WhatsApp (WA) yang berlaku mulai Selasa (21/1) siang ini, ditujukan untuk
Gadget - 22 Januari 2019 15:46:02 wib

Galaxy M20 Ditunjang Dua Kamera Belakang

Informasi seputar ponsel mid-range Samsung mendatang, Galaxy M20, telah bocor secara masif selama sebulan terakhir. Dan foto hari ini kembali mengonfirmasi atau mempertegas desas-desus yang sebelumnya
Politik - 22 Januari 2019 15:13:57 wib

Fadli Zon Sebut Pembebasan Abu Bakar Baasyir Blunder Pemerintah

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menilai wacana pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir merupakan cara petahana meraup dukungan umat Islam dalam Pilpres 2019. Dia mengkritik di antara pemerintah sendiri saat
Ayoo Memilih - 22 Januari 2019 14:57:46 wib

Maruf Amin Buka-bukaan Persetujuannya Jadi Wakil Jokowi

Calon Wakil Presiden, Maruf Amin, menegaskan bahwa dirinya mengikuti kontestasi Pemilu 2019 bukan sekadar kemauan pribadi. Sebagai Mustasyar PBNU, dia juga menyebut ditugaskan oleh para kiai sepuh yang memintanya demi
Bisnis - 22 Januari 2019 14:34:15 wib

Ada Revitalisasi, Jalur 10 Stasiun Manggarai Ditutup Sementara

Proses pembangunan Stasiun Manggarai kini sudah memasuki tahap revitalisasi. Demi keamanan para penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memutuskan untuk menutup sementara jalur 10 di stasiun sentral tersebut. Di
Teknologi - 22 Januari 2019 14:31:31 wib

Facebook Luncurkan Fitur Petisi Online

Facebook baru saja meluncurkan fitur anyar bernama Community Action. Fitur ini kurang lebih merupakan petisi online mirip Change.org yang dikenal di Indonesia, namun dibesut oleh Facebook dan beredar di dalam jejaring
Eropa - 22 Januari 2019 14:06:37 wib

Global Warming, Lapisan Es Greenland Dilaporkan Mencair Lebih Cepat

Lapisan es di Greenland dikabarkan mencair lebih cepat dari perkiraan para ilmuwan. Fakta ini didapat dari penelitian yang mengungkap laju pencairan es telah meningkat empat kali lipat sejak tahun 2003. Selama ini,
Nasional - 22 Januari 2019 13:57:46 wib

Polri Beri Keamanan Ketat di Pabrik Percetakan Surat Suara

Polri akan mengerahkan sepertiga dari total 194.000 personelnya untuk mengawal proses pencetakan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019. "Secara umum di tahapan pencetakan surat suara sepertiga
Asia - 22 Januari 2019 13:29:35 wib

Ulama Terkenal Arab Saudi Tewas di Dalam Tahanan

Ulama dan Imam terkenal yang merupakan penceramah di Masjid Madinah meninggal di penjara Arab Saudi akibat buruknya kondisi tahanan di negara itu sebagaimana disampaikan oleh para aktivis. Syekh Ahmed al-Amari
Nasional - 22 Januari 2019 13:08:29 wib

Jenderal Tito Angkat Irjen Idham Azis Jadi Kabareskrim

Kapolri Jenderal Tito Karnavian merombak sejumlah perwira tinggi yang menempati jabatan stategis, salah satunya jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskim) Polri. Dalam telegram bernomor ST/188/I/KEP.2019
Korporat - 22 Januari 2019 12:24:43 wib

PT Adakom Gelar Customer Gathering bagi Ayooklik.com

PT Adakom International Technology, distributor Dell menggelar customer gathering produk Dell di Ayooklik.com. Pemaparan update produk enterprise, dekstop dan workstation juga produk terbaru Dell lainnya digelar di
Hukum - 22 Januari 2019 12:08:20 wib

Di Depan Hakim, Eni Ngaku Diminta Setnov Loloskan Proyek PLTU Riau-1

Wakil Ketua Komisi VII Eni Saragih mengaku hanya menjalankan perintah Setya Novanto yang saat itu menjabat Ketua Umum Golkar sekaligus Ketua DPR. Perintah itu untuk membantu bos Blackgold Natural Resources Ltd, Johannes
Teknologi - 22 Januari 2019 09:58:51 wib

Atasi hoaks, WhatsApp Batasi Pesan Tulisan Terusan

Penyedia layanan pengiriman pesan WhatsApp (WA) membatasi berapa kali seorang pengguna meneruskan satu pesan terusan menjadi lima kali saja sebagai upaya mencegah penyebaran informasi palsu. Sebelum ketentuan terbaru
Asosiasi Lain - 22 Januari 2019 09:30:19 wib

idEA Tunggu Kepastian RPP e-Commerce

Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) menunggu kepastian terbitnya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) e-Commerce yang tengah digodok oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan. idEA terlibat dalam diskusi
Teknologi - 22 Januari 2019 09:25:43 wib

Google Kena Denda USD 57 Juta oleh Regulator Prancis

Regulator proteksi data di Prancis mendenda Google sebesar 50 juta euro (USD 57 juta) karena telah melanggar aturan privasi online Uni Eropa. Adapun denda tersebut merupakan yang terbesar yang diberikan kepada raksasa
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:46:17 wib

Median: Kenaikan Elektabilitas Prabowo Terus Naik Namun Lambat

Lembaga Media Survei Nasional (Median) mencatat kenaikan elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno medio November 2018 hingga Januari 2019. Berdasarkan
Balap - 21 Januari 2019 17:39:13 wib

Rossi Sebut Indonesia Soal Pebalap Pemberani di Balap Motor

Valentino Rossi masih akan turun di MotoGP 2019 meski sudah berusia 40 tahun. Pembalap Yamaha itu merasa percaya diri karena bisa tampil kompetitif dengan para pesaingnya. Dia sendiri awalnya tidak menyangka bisa
Sepakbola - 21 Januari 2019 17:33:13 wib

Dipecat MU, Mou Buka-Bukaan Soal Konfliknya Dengan Manajemen

Jose Mourinho akhirnya buka-bukaan soal konfliknya saat masih menangani Manchester United. Mourinho mengakui, selama membesut MU, pikirannya tak fokus untuk mengurus tim. Ada satu masalah yang juga dipikirkan
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:28:34 wib

Maaruf Jawab Tundingan Jokowi Antiislam: Wakilnya Aja Kiai

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Maaruf Amin heran dengan pihak yang menuding Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo anti-Islam. Dia mengatakan, dengan memilih dirinya sebagai calon wakil presiden justru
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:28:16 wib

Bawaslu Gandeng Facebook Awasi Media Sosial Selama Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Facebook mengawasi aktivitas kampanye di media sosial pada Pemilu 2019. Bawaslu juga menggandeng raksasa media sosial itu untuk melatih staf Bawaslu tentang penanganan ujaran
Nasional - 21 Januari 2019 17:22:41 wib

Luhut Bandingkan Kinerja Penemu CVR Dengan Tim Dari Singapura

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapreasi para penyelam TNI AL dan tim yang menemukan black box berisi cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610 yang
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 17:07:47 wib

Survei Median: Elektabilitas Prabowo Mulai Dekati Jokowi

Lembaga sigi Media Survei Nasional (Median) mencatat selisih elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kian menipis. Hal itu merujuk
Nasional - 21 Januari 2019 16:50:48 wib

Sedih, Ada Dokter Bergaji Di Bawah Standar

Pelayanan dan pembiayaan kesehatan menjadi dua sistem yang sangat menentukan sistem kesehatan yang baik di sebuah negara. Selain sarana dan prasarana, standar pelayanan dan pembiayaan kesehatan dari tenaga kerja
Ayoo Memilih - 21 Januari 2019 16:39:34 wib

Ada Penyandang Dana Fiktif Buat Kampanye Jokowi & Prabowo

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menemukan belasan penyumbang fiktif dana kampanye pasangan capres cawapres nomor urut 01 dan 02. Belasan penyumbang fiktif itu merupakan penyumbang kategori
Teknologi - 21 Januari 2019 16:28:54 wib

ViewSonic Persembahkan Televisi Segmen Gaming

ViewSonic baru saja mengumumkan merek khusus atau sub-brand untuk segmen gaming, yaitu ViewSonic Elite. ViewSonic memang sudah merilis beberapa produk monitor untuk gaming, termasuk monitor lengkung. Namun dengan
Teknologi - 21 Januari 2019 16:10:02 wib

Facebook Pikat Remaja dengan Fitur Meme LOL

Facebook terus berusaha untuk memikat perhatian anak-anak muda, khususnya remaja. Kali ini, raksasa media sosial asal Negeri Paman Sam tersebut, sedang mengerjakan sebuah fitur baru atau feed spesial "meme"