Survei: SBY Jadi Pesaing Baru Jokowi-Prabowo Di Bursa Capres

Senin, 02 Okt 2017 | 17:48:34 wib

Yulistyo Pratomo
penulis : Yulistyo Pratomo | yulistyo@ayooberita.com

 

Survei: SBY Jadi Pesaing Baru Jokowi-Prabowo Di Bursa Capres

SBY. (Zimbio.com)


Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara mengejutkan masuk menjadi salah satu dari sejumlah nama yang masuk dalam bursa calon presiden. Namanya berada di posisi ketiga, jauh di bawah Presiden Joko Widodo serta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal itu terungkap dalam hasil survei dari Media Survei Nasional (Median). Hasilnya, Jokowi sebagai incumbent memiliki elektabilitas teratas, disusul mantan lawannya pada Pilpres 2014, Prabowo.

"Sebanyak 36,2 persen responden memilih Jokowi kembali. 23,2 persen responden memilih Prabowo," kata Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, di Rumah Makan Bumbu Desa Cikini, Jakpus, seperti dikutip dari merdeka.com, Senin (2/10).

Dalam surveinya, Median juga mencantunkan sejumlah nama beken menjadi alternatif lain di luar dua tokoh itu. Hasilnya, 4,4 persen memilih nama Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan posisi berikutnya diisi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan elektabilitas sebesar 2,8 persen.

Di bawah Gatot, ada nama Wapres Jusuf Kalla yang mendapatkan elektabilitas sebesar 2,6 persen. Selanjutnya, Ketua Umum Perindo Hary Tanoeseodibjo yang mendapatkan 1,5 persen.

Survei digelar pada 14-22 September 2017 dengan sampel 1.000 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error +/- 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.

Berikut ini hasil elektabilitas capres versi survei Median:
1. Jokowi 36,2 persen
2. Prabowo 23,2 persen
3. SBY 8,4 persen
4. Anies Baswedan 4,4 persen
5. Gatot Nurmantyo 2,8 persen
6. JK 2,6 persen
7. Hary Tanoesoedibjo 1,5 persen
8. Aburizal Bakrie (Ical) 1,3 persen
9. Ridwan Kamil 1,2 persen
10. Tri Rismaharini 1,0 persen
11. Tokoh lainnya 4,1 persen
12. Tidak tahu/tidak jawab 13,3 persen 

Tags:

sbysurvei