Pebisnis AS Apresiasi Reformasi Ekonomi Indonesia

Selasa, 13 Mar 2018 | 16:08:52 wib

Endy Purwanto
penulis : Endy Purwanto | endy@ayooberita.com

 

Pebisnis AS Apresiasi Reformasi Ekonomi Indonesia

Presiden Jokowi dan pebisnis AS tergabung dalam US-Asean Business Council di Istana Negara Jakarta,


Pebisnis Amerika Serikat (AS) mengapresiasi upaya reformasi ekonomi yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Beberapa perusahaan dilaporkan tertarik memperdalam bisnisnya di Indonesia.

"Tadi mereka memberikan masukan kepada pemerintah. Mereka juga sangat puas dengan progres yang dibuat pemerintah," papar Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai pertemuan antara Presiden Jokowi dan pebisnis AS tergabung dalam US-Asean Business Council di Istana Negara Jakarta, Selasa (13/3).

Dilanjutkan, beberapa perusahaan AS dilaporkan memiliki rencana investasi di Indonesia misalnya Mattel, produsen boneka Barbie, ingin menambah produksinya di Indonesia. "Hypertech mau masuk lagi. Infrastruktur ada beberapa tempat yang tertarik tapi enggak spesifik," jelasnya.

Menurutnya, tawaran Indonesia kepada pebisnis AS terkait peluang investasi dan perdagangan akan dilakukan per proyek yang sudah berjalan. "Nanti tanggal 18 di AS ada pertemuan World Economic Forum. Indonesia diminta untuk mempresentasikan program ekonomi yang mereka bisa masuk segera. Jadi tidak lagi bicara proyek umum tetapi ke proyek LRT Refinancing, Kertajati," tambahnya.

Alexander C. Feldman, President & CEO US-Asean Business Council mengemukakan pihaknya membawa perwakilan dari 41 perusahaan dalam lawatan selama tiga hari di Indonesia. Beberapa perusahaan yang dimaksud antara lain Expedia, Axa, Apple, Amazon, Cigna, Procter&Gamble.

Dijelaskan saat pertemuan, Presiden Jokowi dan US-ASEAN Business Council berdiskusi tentang cakupan luas pengalaman industri Amerika di Indonesia, terutama beberapa hal yang berubah di beberapa tahun terakhir. “Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya peringkat EODB Indonesia. Sementara, lembaga pemeringkat utang (credit rating agency) menaikkan peringkat  Indonesia,” tutur Alex.

Alex Feldman juga menyampaikan bahwa US-ASEAN Business Council merepresentasikan bisnis Amerika di wilayah Asia Tenggara. Khusus di Indonesia, US-ASEAN Business Council memiliki kantor di Jakarta.

Terkait rencana bisnis Amazon di Indonesia, Alex mengungkapkan belum ada kesepakatan-kesepakatan resmi soal itu. Hingga saat ini, Amazon sudah memiliki beberapa klien di Indonesia untuk bisnis jasa layanan web. Sebaliknya untuk bisnis e-commerce, dia menegaskan Amazon belum melebarkan sayapnya ke Indonesia.

Hal yang sama juga berlaku untuk Disneyland. "Kami (AS dan Jokowi) berdiskusi soal itu. Tetapi karena Disneyland tidak termasuk dalam perwakilan bisnis yang saya bawa ke Indonesia, maka saya tidak bisa berkomentar terkait rencana ke depan Disneyland di Indonesia," tuturnya.

Berbicara mengenai tujuan bertemu Presiden, Alex menyampaikan untuk melihat apakah US-ASEAN Business Council  bisa membantu Presiden dalam mewujudkan peningkatan ekspor Indonesia dan bekerja sama untuk mempromosikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi Amerika.

“Kami berpendapat hal ini merupakan tantangan juga kesempatan, beberapa tantangan antara lain data localization. Jadi kami berusaha untuk mendapatkan data, ketentuan dan peraturan, cara untuk memproyeksikan penduduk Indonesia, sekaligus melakukan bisnis berjalan secara kondusif,” pungkas Alex.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir. (END)