Ayooklik Berpartisipasi dalam Rakornas I Capil di Batam

Kamis, 08 Feb 2018 | 16:52:43 wib

Endy Purwanto
penulis : Endy Purwanto | endy@ayooberita.com

 

Ayooklik Berpartisipasi dalam Rakornas I Capil di Batam

Peserta Rakornas I Capil di Batam menyerbu booth Ayooklik.com


PT Airmas Batam Jaya (Ayooklik.com) berpartisipasi dalam event Rapat Kerja Nasional (Rakornas) I Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil) 2018, berlangsung di Hotel Harmoni One Batam, Kamis (8/2/2018). Rakornas bertema Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Menuju Sukses Pikada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 ini, dibuka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo diikuti 1.600 peserta dari seluruh Indonesia berlangsung mulai 7 hingga 9 Februari 2018.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo dalam sambutan pembukaan mengatakan dalam struktur di pemerintahan Dinas Kependudukan (Disdukcapil) menjadi dinas yang tidak diperhatikan. Padahal semua data ada di Disdukcapil. Dan Dinas inilah yang mengantur semua data setiap penduduk dari mulai lahir sampai yang bersangkut meninggal dunia.

Selain itu, Rakornas Disduk capil inilah yang menentukan data pemilih untuk Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Namun saat ini Disdukcapil jarang menjadi dibarisan utama dari kepala daerah.

"Memasuki tahun politik, kita berharap semua data kependudukan ke depannya tidak bermasalah. Karena melalui data dari Disdukcapil inilah nantinya menjadi data bagi KPU untuk mengetahui jumlah pemilih. Jadi kalau datanya salah ya sudah tentu akan masalah dalam Pilkada dan Pemilu," lontar Mendagri.

Mendagri juga mengklaim jumlah ketersediaan blanko e-KTP cukup dibagikan ke seluruh daerah di Indonesia. Jika ada daerah yang kekurangan blanko e-KTP diminta tinggal meminta ke Kementerian Dalam Negeri agar segera dikirim.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjendukcapil) Kemendagri berkomitmen data kependudukan menjadi satu data untuk semua keperluan. "Jadi cukup satu data saja. Imigrasi perlu data hanya lihat di Disdukcapil. Begitu juga dengan bank, untuk melihat data nasabah ya cukup melihat NIK (nomor induk kependudukan). Dengan NIK, data setiap penduduk bisa diketahu," ungkapnya.

Zudan mengatakan dengan tema Gerakan Indonesia Sadar Aminduk (#GISA) Menuju Sukses Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, diharapkan juga kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman data diri di Disdukcapil.

"Sampai akhir Desember 2017, penduduk Indonesia 261.142.345 jiwa, yang sudah melakukan perekaman 97,4 persen dan tinggal 2,6 persen. Program satu data ini juga harus didukung penduduk Indonesia sengan sadar mau melakukan perekemanan," katanya.

KTP elektronik penting untuk melengkapi data kependudukan yang dibutuhkan berbagai pihak. Hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri sudah menjalin kerja sama dengan 885 lembaga terkait data KTP elektronik. “Capaian yang menggembirakan,” ucapnya.

Kementerian Dalam Negeri juga sudah memberikan akses kepada Ditjen Imigrasi untuk mengakses data NIK untuk paspor. Begitu pula KPU di 514 kabupaten kota dan 31 provinsi, sudah bekerja sama dalam penggunaan data. “Sehingga bisa buka grafis, tidak ragu penduduk awal ada di mana. DPPP lebih sinkron harmonis. Sehingga tidak ada lagi yang tidak dapat pergunakan hak pilihnya,” tutur dia.

Dalam Rakornas ini, Ayooklik.com membuka booth dengan memamerkan sekaligus memperkenalkan produk printer untuk e-KTP, Fingerscan, Signpad dan Eyescanner. "Jadi peran ayooklik.com dalam acara ini membantu SKPD untuk membeli produk tersebut secara ekatalog," papar Direktur Utama PT. Airmas Batam Jaya Charlie.

Charlie bersyukur peserta rakornas sangat antusias dan senang dengan hadirnya booth ayooklik.com dalam Rakornas ini, karena memberi wawasan, pengetahuan serta penjelasan bagaimana cara membeli produk tersebut di ekatalog.

"Mengingat masih banyak yang belum tahu produk printer ektp, fingerprint, dan lainnya sudah dapat dibeli lewat ekatalog. Memang, sudah ada beberapa SKPD sudah meminta nomor kontak kita apabila ekatalog untuk belanja di kita," sambungnya. (END)

 

 

Tags:

AyooKlik